KKN-T 21 Meriahkan Lomba dan Panggung Gembira Warga Kendalsewu
Lomba | 2026-08-24 11:37:20
SIDOARJO - Mahasiswa KKN-T Kelompok 21 Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan lomba dan panggung gembira yang digelar masyarakat di setiap RT, mulai RT 1 hingga RT 6. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat kedekatan mahasiswa dengan masyarakat selama pelaksanaan KKN-T.
Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi ikut membantu pelaksanaan berbagai kegiatan warga. Mulai dari membantu persiapan perlombaan, mendampingi peserta, hingga ikut berpartisipasi dalam sejumlah lomba yang digelar oleh masing-masing RT.
Berbagai perlombaan disesuaikan dengan kelompok usia peserta. Untuk anak-anak, beberapa lomba yang digelar antara lain makan kerupuk, pecah balon, estafet karet, dan balap sarung. Sementara itu, ibu-ibu turut memeriahkan kegiatan melalui lomba seperti joget balon dan estafet sarung.
Kehadiran mahasiswa KKN-T membuat kegiatan di setiap RT berlangsung semakin meriah. Selain membantu teknis pelaksanaan, mahasiswa juga berbaur dengan warga sehingga suasana perlombaan terasa lebih akrab dan kekeluargaan.
Dari Jalan Sehat hingga Panggung Gembira
Selain perlombaan, mahasiswa KKN-T Kelompok 21 juga turut membantu kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan oleh warga di sejumlah RT. Mahasiswa membantu memastikan kegiatan berjalan tertib sekaligus ikut berbaur bersama masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panggung gembira yang menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul dan menikmati hiburan bersama. Mahasiswa KKN-T turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat.
Ketua RT 1 Desa Kendalsewu mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa KKN-T selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mau terlibat dalam kegiatan yang diselenggarakan masyarakat.
“Saya sangat senang dengan adanya mahasiswa KKN di sini. Mereka sangat membantu kegiatan warga dan sudah saya anggap seperti anak sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Niar, salah satu mahasiswa KKN-T Kelompok 21, mengatakan keterlibatan dalam kegiatan warga menjadi pengalaman yang berharga selama menjalankan KKN-T.
“Bagi kami, ikut dalam kegiatan lomba dan panggung gembira bukan hanya untuk membantu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami merasa senang karena bisa ikut merasakan suasana kebersamaan warga Kendalsewu,” katanya.
Ikut Lomba Mancing, Bangun Kedekatan dengan Warga
Kemeriahan juga terlihat dalam lomba mancing yang digelar di RT 5. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T Kelompok 21 tidak hanya membantu pelaksanaan, tetapi juga ikut menjadi peserta lomba.
Joe, mahasiswa KKN-T Kelompok 21 yang mengikuti lomba mancing, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda selama mengikuti KKN-T.
“Awalnya saya ikut mancing hanya untuk meramaikan kegiatan, tetapi ternyata suasananya seru sekali. Bisa ikut lomba bersama warga membuat kami lebih mudah berbaur dan merasa menjadi bagian dari kegiatan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut mahasiswa KKN-T Kelompok 21, keterlibatan dalam kegiatan warga menjadi bagian penting dari proses pengabdian di Desa Kendalsewu. Interaksi yang terbangun melalui lomba, jalan sehat, dan panggung gembira tidak hanya mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman mengenai kehidupan sosial dan budaya masyarakat desa.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa KKN-T dan masyarakat Kendalsewu hingga seluruh program pengabdian selesai dilaksanakan.
Penulis: Nabila Wulyandini
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
