Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nazwa Alayda Yahya

Mengapa Mahasiswa Sering Merasa Sibuk, Tapi Merasa tidak Produktif?

Edukasi | 2026-10-05 16:43:18

Sibuk Bukan Berarti Produktif

Menjadi mahasiswa sering kali berarti menjalani banyak hal dalam satu waktu. Pagi kuliah, siang mengerjakan tugas, sore bekerja atau mengikuti kegiatan, lalu malam kembali membuka laptop.

Hari terasa penuh, tapi begitu semuanya selesai, muncul satu pertanyaan: "Hari ini aku menyelesaikan apa?"

Perasaan itu muncul karena sibuk dan produktif bukan hal yang sama. Sibuk mengukur jumlah aktivitas. Produktif mengukur kemajuan yang dicapai.

Terlalu Banyak Aktivitas Membuat Fokus Terpecah

Mahasiswa merasa tidak produktif karena mengerjakan terlalu banyak hal sekaligus.

Kamu baru mengerjakan tugas beberapa menit, notifikasi WhatsApp muncul. Kamu membalas, lalu membuka media sosial sebentar. Begitu kembali ke tugas, fokus sudah pecah.

Akhirnya kamu menyentuh banyak pekerjaan, tapi menyelesaikan sedikit.

Daftar tugas yang terlalu panjang punya masalah yang sama. Semakin banyak target dalam sehari, semakin besar kemungkinan sebagian besar tidak selesai. Mahasiswa yang masih punya banyak tugas tersisa merasa gagal, bukan berhasil.

Aktivitas Kecil Sering Terlihat Seperti Produktivitas

Merapikan file, mencari template, mengecek email, atau membalas pesan itu perlu. Tapi aktivitas ini kadang membuat kamu merasa sudah bekerja, padahal pekerjaan utama belum tersentuh.

Kamu menghabiskan satu jam menyiapkan presentasi, tapi belum mulai menulis isi materinya.

Ukuran produktivitas bukan lama waktu kerja. Ukurannya adalah apa yang selesai.

Tidak Semua Waktu Harus Diisi

Banyak yang menganggap waktu kosong berarti tidak produktif. Padahal istirahat juga penting.

Memaksakan diri mengerjakan banyak hal saat lelah membuat pekerjaan lebih lambat dan lebih sulit selesai. Produktif tidak berarti mengisi setiap menit dengan kegiatan.

Mulai dengan menentukan satu atau dua pekerjaan terpenting hari itu. Setelah itu selesai, baru pindah ke aktivitas lain.

Produktif Itu Tentang Kemajuan

Produktif bukan soal jadwal penuh dari pagi sampai malam. Produktivitas berarti kamu membuat satu hal penting lebih dekat ke selesai.

Kalau belakangan ini kamu merasa sibuk tapi tidak produktif, cek berapa banyak hal yang menarik perhatianmu pada waktu bersamaan. Itu sering jadi akar masalahnya, bukan kurangnya usaha.

Kamu tidak harus menyelesaikan semuanya hari ini. Satu hal penting yang selesai lebih berarti daripada sepuluh hal yang cuma sempat dimulai.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image