Al-Quran Braille untuk Sahabat Netra di Bogor
Agama | 2026-08-21 10:27:44
DTPEDULI.ORG | BOGOR - Memperingati Bulan Muharram dengan aksi nyata kemanusiaan, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Bogor menggelar Program Muharram Peduli Difabel pada Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, DT Peduli Bogor menyalurkan bantuan mushaf al-Qur'an Braille kepada Yayasan Peduli Disabilitas Mandiri yang berlokasi di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Penyerahan bantuan Al-Qur'an khusus tunanetra ini bertujuan untuk menunjang sarana ibadah sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi para penyandang disabilitas netra dalam mempelajari, membaca, dan menghafal al-Qur'an.
Kehadiran tim DT Peduli disambut hangat penuh rasa syukur oleh pengurus dan para penerima manfaat di yayasan tersebut. Bantuan ini menjadi pendorong semangat bagi para sahabat difabel untuk terus berinteraksi dengan al-Qur'an tanpa terhalang keterbatasan fisik.
Miftah, selaku Pengurus Yayasan Peduli Disabilitas Mandiri Cibinong, menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang dihadirkan oleh DT Peduli Bogor beserta para donatur.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DT Peduli dan seluruh donatur yang telah memberikan perhatian luar biasa ini. Bantuan Al-Qur'an Braille ini sangat berarti bagi sahabat-sahabat disabilitas di sini untuk memperdalam bacaan al-Qur'an mereka. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat," ungkap Miftah.
Melalui momentum Bulan Muharram ini, DT Peduli Bogor berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inklusif yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, memastikan semangat berbagi kebaikan dan syiar al-Qur'an dapat dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali. (Widi/Cristi A.Sarif)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
