Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Marketing DT Peduli 2

Kajian Tauhid Bersama Aa Gym: Hidup Menjadi Serba Baik dengan Berbaik Sangka Kepada Allah

Agama | 2026-09-08 16:17:01
Kajian Tauhid bersama Aa Gym di Masjid Baitussalam Ketintang Surabaya (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | SURABAYA - Daarut Tauhiid (DT) Peduli Surabaya berkolaborasi dengan DKM Masjid Baitussalam Ketintang Surabaya sukses menyelenggarakan Kajian Tauhid bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) bertema "Hidup Menjadi Serba Baik dengan Berbaik Sangka Kepada Allah" pada Rabu (5/8/2026), ba'da Salat Subuh.

Kegiatan yang berlangsung di ruang utama Masjid Baitussalam Ketintang, Surabaya ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Sejak dini hari, suasana masjid telah dipenuhi jamaah yang hadir untuk mengikuti kajian sekaligus menimba ilmu dari KH. Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym tersebut.

Persiapan kegiatan telah dilakukan oleh Tim DT Peduli Surabaya sejak pukul 03.30 WIB. Acara diawali dengan Salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan Kajian Tauhid yang dimulai pukul 05.00 WIB. Dalam penyampaiannya, Aa Gym mengajak jamaah untuk senantiasa menumbuhkan keyakinan dan prasangka baik kepada Allah SWT dalam setiap kondisi kehidupan.

"Kalau kita percaya sama Allah, kenapa kita harus ragu? Karena Allah yang melihat dan Allah yang Maha Berkehendak atas segala sesuatu," tutur Aa Gym di hadapan para jamaah.

Melalui kajian tersebut, jamaah diajak untuk memahami bahwa ketenangan hidup berawal dari keyakinan penuh kepada Allah. Ketika seseorang mampu berbaik sangka kepada-Nya, maka setiap ujian akan dipandang sebagai bentuk kasih sayang dan jalan menuju kebaikan.

Sepanjang kajian berlangsung, suasana tampak khidmat dan penuh antusiasme. Mayoritas jamaah yang hadir berasal dari kalangan ikhwan. Mereka terlihat menyimak materi dengan seksama serta mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar DT Peduli Surabaya dalam menghadirkan dakwah yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Selain sebagai sarana pembinaan keislaman, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan DT Peduli sebagai lembaga yang tidak hanya bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran dana sosial, tetapi juga aktif menghadirkan program-program dakwah dan pemberdayaan umat.

Kajian Tauhid bersama Aa Gym di Masjid Baitussalam Ketintang Surabaya (Sumber: DT Peduli)

Selain kajian, panitia juga menghadirkan berbagai layanan bagi jamaah, di antaranya Bazar PALAPA (Pakaian Layak Pakai), pembagian sarapan gratis, serta coffee break berupa teh dan kopi. Kehadiran fasilitas tersebut semakin menambah kenyamanan jamaah dalam mengikuti rangkaian kegiatan sejak waktu subuh.

Kesuksesan acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor yang turut berkontribusi, yaitu Cheers, Hisana dan BSN. Kolaborasi yang baik antara panitia, mitra, dan para relawan menjadi salah satu kunci kelancaran kegiatan.

Kia, selaku PIC acara, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. "Alhamdulillah, terimakasih atas kerja sama Tim DT Peduli dan DKM Masjid Baitussalam serta seluruh pihak yang saling membantu. Sehingga acara dapat berjalan dengan lancar." ujarnya.

Melalui kajian ini, DT Peduli Surabaya berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari majelis ilmu serta terdorong untuk memperkuat tauhid, memperbaiki kualitas ibadah, dan menumbuhkan optimisme dalam menjalani kehidupan.

Semangat kolaborasi dakwah dan kepedulian sosial yang hadir dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. (Kia/Cristi A.Sarif)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image