Sarapan Pagi Sering Dilewatkan Begitu Saja?
Gaya Hidup | 2026-08-12 05:22:25
Sarapan pagi sering dilewatkan oleh kebanyakan orang, hal ini terjadi karena beberapa faktor yaitu bangun tidur kesiangan,terburu buru berangkat di pagi hari untuk memulai aktivitas atau merasa mual ketika makan terlalu pagi.
Sarapan pagi adalah hal yang cukup penting karena memiliki peran untuk menyimpan energi yang kita gunakan untuk memulai kegiatan sepanjang hari.Apalagi ketika malam hari tubuh kita tidak menerima asupan karena digunakan untuk tidur .
Mengawali hari dengan sarapan membantu kita untuk berkosentrasi.Kosentrasi yang cukup baik akan membantu kita dalam fokus mengerjakan kegiatan.Jika kebiasaan tidak sarapan pagi berlangsung dalam jangka waktu panjang akan mengakibatkan penurunan kemampuan kognitif Selain penurunan kemampuan kognitif,asupan gizi harian tidak tercukupi dan kurang optimal.Kemudian akibat lain ketika kita tidak membiasakan sarapan pagi adalah mudah merasa lapar sehingga orang yang sering melewatkan sarapan pagi bisa memiliki peluang yang lebih besar untuk terkena obsesitas dibandingkan dengan orang yang melakukan sarapan pagi.
Memulai kebiasaan sarapan pagi, dapat diawali dengan memperhatikan kualitas menu sarapan.Sarapan tidak hanya tentang mengisi perut yang kosong,akan tetapi kualitasnilai gizi yang terkandung dalam makanan harus mencukupi kebutuhan tubuh.Sarapan juga tidak selalu harus nasi akan tetapi bisa digantikan dengan roti gandum dan kentang yang memilki nilai karbohidrat yang cukup untuk menjadi energi.
Kegiatan yang padat bukan menjadi alasan untuk kita melewatkan sarapan pagi.Memang terlihat sepele melewatkan sarapan pagi akan tetapi hal tersebut memengaruhi aktivitas sehari hari.Oleh karena itu sangat penting untuk memulai kebiasaan sarapan pagi.
sumber
Wijaya, A., Yuliati, E., & Prasetyaningrum, Y. I. (2025). Hubungan kecukupan asupan sarapan dengan konsentrasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 6 Yogyakarta. Ilmu Gizi Indonesia, 9(1), 71-80.
Annisa, F., & Utami, I. T. (2024). Dampak Kebiasaan Sarapan Terhadap Gizi Lebih Dan Obesitas Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 7(1), 114-121.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
