Bekali 1.074 Calon Wisudawan, UNISA Gelar Baitul Arqam Purna Guna Cetak Lulusan Unggul
Edukasi | 2026-07-30 08:28:47Guna mempersiapkan generasi lulusan yang tangguh secara profesional maupun spiritual, Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali menyelenggarakan program Baitul Arqam Purna (BAP). Kegiatan pembekalan yang diikuti oleh 1.074 mahasiswa calon wisudawan ini diselenggarakan secara hybrid, berpusat di Ruang 4.14 Gedung Siti Moendjijah pada Senin (27/07/2026).
Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., dalam sambutannya menegaskan bahwa BAP merupakan ruang inkubasi krusial bagi mahasiswa di penghujung masa studinya. Kegiatan ini tidak sekadar berorientasi pada kesiapan karier, melainkan juga bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai kader militan serta mubaligh dan mubalighot persyarikatan Muhammadiyah di tengah masyarakat.
"Para calon lulusan akan mendapatkan berbagai materi strategis. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan penguatan dari sisi pengamalan keagamaan, peneguhan ideologi kemuhammadiyahan, dan tentu saja penguatan kapasitas adaptasi sebagai seorang profesional sejati," tutur Warsiti.
Untuk mengoptimalkan efektivitas penyampaian materi, pelaksanaan Baitul Arqam Purna tahun ini dibagi ke dalam tujuh gelombang. Rangkaian acara dirancang secara komprehensif, memadukan pemaparan dari tokoh-tokoh pemateri ahli serta sesi outbound interaktif yang difasilitasi langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Melalui pembekalan paripurna ini, UNISA Yogyakarta berharap ribuan calon alumni yang akan segera dilepas mampu menebar kebermanfaatan, membawa etos kerja Islami, serta memegang teguh integritas di dunia profesional.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
