Dalam Forum Internasional, SMP Muhammadiyah 3 Depok Tunjukkan Kiprah Sekolah Digital Berwawasan Global
Sekolah | 2026-06-15 15:18:31
Sleman – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan global, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, serta menghargai keberagaman menjadi kompetensi penting yang perlu ditanamkan sejak dini. Hal inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan International Youth Students Conference and Cross Culture (IYSCC) 2026 oleh Program Digital SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman, Senin (15/6).
Mengusung tema "Young Voices, Global Harmony", kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom ini mempertemukan peserta didik dari Indonesia dan Malaysia dalam sebuah forum internasional yang edukatif dan inspiratif.
Sebanyak 19 tim dengan total 57 partisipan terlibat aktif dalam kegiatan ini. Para peserta berasal dari SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman, SD Muhammadiyah Pakem, SD Muhammadiyah Kadisoka, SMK Sultanah Asma Kedah, SMK Tunku Sofiah Kedah, SMK St. Michael Kedah, serta SK Batu 3 Johor, Malaysia.
Dalam konferensi tersebut, peserta mempresentasikan gagasan mereka dalam bahasa Inggris melalui berbagai topik yang dekat dengan kehidupan generasi muda, seperti Save Our Planet, Digital Kids, Smart Future, My Dream for the Future World, My School, My Pride, hingga Local Wisdom, Global Value.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok, Hasanudin, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik semata. Sekolah perlu memberikan pengalaman belajar nyata yang mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia yang semakin terkoneksi.
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih luas bagi anak-anak. Ketika mereka bertemu dengan teman-teman dari negara lain, mereka belajar untuk percaya diri, menghargai perbedaan, dan berani menyampaikan ide-ide terbaiknya. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan," ujarnya.
Hasanudin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, serta sekolah mitra yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga semangat kolaborasi dan persahabatan yang terjalin dapat terus tumbuh. Kepada anak-anak, teruslah bermimpi besar, belajar tanpa henti, dan jadilah generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia," tambahnya.
Tidak hanya menjadi ajang presentasi, IYSCC 2026 juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, seperti opening ceremony, panel conference dalam breakout room, international virtual group photo, hingga cross culture interaction yang memungkinkan peserta saling mengenal budaya dan kebiasaan dari berbagai daerah dan negara.
Pelaksanaan IYSCC 2026 menjadi salah satu bentuk implementasi visi SMP Muhammadiyah 3 Depok sebagai DIGITAL School yang berupaya mengintegrasikan teknologi, penguatan karakter Islami, serta pengembangan kompetensi global dalam proses pendidikan.
Melalui berbagai program inovatif, sekolah terus mendorong peserta didik untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif terhadap perubahan, memiliki keterampilan abad ke-21, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.
Di era ketika batas geografis semakin kabur, forum seperti IYSCC menjadi bukti bahwa suara anak-anak memiliki peran penting dalam membangun masa depan yang lebih harmonis.
Sebab dari ruang-ruang virtual inilah, lahir generasi yang berani berbicara, kreatif dalam berkarya, dan siap menjadi warga dunia yang bertanggung jawab.
Be Brave. Be Creative. Be Global.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
