Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Fika Auliasyah

Quarter Life Crisis: Saat Anak Muda Belajar Berdamai dengan Kehidupan

Eduaksi | 2026-06-04 09:40:46

Oleh : Fika Auliasyah Mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

Quarter life krisis menjadi fenomena yang semakin sering dialami oleh pelajar di masa sekarang. Fase ini biasanya terjadi ketika seseorang berada pada usia menuju dewasa, sekitar 18 hingga 25 tahun. Pada masa tersebut, banyak siswa mulai memikirkan masa depan, karir, pendidikan, hubungan sosial, Quarter Life Crisis: Saat Anak Muda Belajar Berdamai dengan Kehidupan hingga pencapaian hidupnya.

Di balik tuntutan itu, muncul rasa cemas, takut gagal, bingung menentukan arah hidup, dan perasaan tidak percaya diri terhadap diri sendiri. Kondisi inilah yang kemudian dikenal sebagai quarter life krisis. Mahasiswa sering kali mengalami tekanan dari berbagai sisi kehidupan, baik dari lingkungan sekitar maupun dari diri sendiri.

Akibatnya, muncul perasaan tertinggal dan merasa dirinya kurang baik dibandingkan orang lain. Quarter life krisis juga dapat muncul karena adanya cuaca mengenai masa depan. Tidak sedikit siswa yang merasa takut setelah lulus kuliah nanti tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai harapan. Persaingan dunia kerja yang semakin ketat membuat banyak anak muda merasa khawatir terhadap kehidupannya di masa depan.

Perasaan tersebut sering menimbulkan overthinking dan membuat seseorang kehilangan motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, krisis quarter life sebenarnya merupakan fase yang wajar dialami oleh banyak orang. Kondisi ini dapat menjadi proses seseorang untuk lebih mengenal dirinya sendiri dan memahami apa yang benar-benar ingin dicapai dalam hidup.

Dalam menghadapi fase tersebut, siswa perlu belajar menerima bahwa setiap orang memiliki proses hidup yang berbeda-beda. Tidak semua pencapaian harus dicapai dalam waktu yang sama. Fokus terhadap perkembangan diri sendiri jauh lebih penting dibandingkan terus membandingkan kehidupan dengan orang lain. Selain itu, siswa juga perlu belajar menjalani hidup secara lebih tenang dan realistis.

Tidak semua rencana akan berjalan sesuai harapan, dan kegagalan bukan berarti akhir dari segalanya. Justru melalui kegagalan seseorang dapat belajar menjadi lebih dewasa dan kuat dalam menghadapi kehidupan. Membaca kemampuan diri melalui pengalaman baru, organisasi, seminar, atau kegiatan positif lainnya juga dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi rasa cemas terhadap masa depan.

Dukungan dari lingkungan sekitar juga sangat penting bagi siswa yang mengalami krisis quarter life. Kehadiran teman, keluarga, atau orang terdekat dapat membantu seseorang merasa lebih didengar dan tidak sendirian dalam menghadapi masalah hidupnya. Berbagi cerita dan perasaan sering kali menjadi cara sederhana untuk mengurangi beban pikiran yang dirasakan.

Pada akhirnya, krisis seperempat kehidupan bukanlah tanda bahwa seseorang gagal dalam hidup. Fase ini merupakan bagian dari proses pendewasaan yang membantu seseorang memahami arti kehidupan, tujuan hidup, dan cara menghadapi tekanan dengan lebih baik. Oleh karena itu, pelajar perlu menyikapi quarter life krisis dengan pikiran yang lebih positif agar dapat menjadikan fase tersebut sebagai proses pembelajaran dalam menjalani kehidupan.

Fika Auliasyah adalah seorang mahasiswa dari Tangerang, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di universitas terkemuka di Tangerang Selatan, yaitu Universitas Pamulang dengan Fakultas Agama Islam dan Program Studi Ekonomi Syariah

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image