Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

UAD Dorong Pengelolaan Sampah Cerdas di Caturharjo

Info Terkini | 2026-05-25 11:12:28
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT (Foto. LPPM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Kalurahan Caturharjo dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul resmi memulai kolaborasi penelitian pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT) melalui Program BESTARI SAINTEK pada Selasa, 19 Mei 2026. Program tersebut bertujuan mendorong kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah terpadu di Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.

Kegiatan diawali dengan kunjungan lapangan sebagai langkah awal pelaksanaan penelitian dan pendampingan masyarakat yang akan berlangsung selama satu tahun penuh. Penelitian dipimpin oleh Prof. Anton Yudhana, Ph.D., bersama tim multidisiplin dari berbagai program studi dan perguruan tinggi.

Lurah Caturharjo, Wasdiyanto, menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat. Namun, menurutnya, pengelolaan sampah yang tepat dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial. “Permasalahan sampah harus dihadapi bersama karena jika dikelola dengan baik dapat menjadi sumber manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, Kalurahan Caturharjo memiliki 14 Rumah Kumpul Sampah (RKS) yang tersebar di berbagai wilayah padukuhan. Pengelolaan sampah dilakukan melalui pemilahan sampah organik dan nonorganik dengan pendekatan daur ulang. Sampah organik diolah melalui program jogangan, sedangkan sampah bernilai jual dipisahkan untuk mendukung keberlanjutan program lingkungan.

Pimpinan Padukuhan Gluntung Kidul, Ngadiono, mengatakan bahwa program Rumah Kumpul Sampah yang telah berjalan selama empat tahun memberikan dampak sosial bagi masyarakat. “Beberapa manfaat yang telah diberikan adalah santunan kepada lansia, bingkisan untuk guru TK, serta pendanaan aksi sosial,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penelitian sekaligus pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Anton Yudhana, menjelaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, dan masyarakat menjadi kunci pengelolaan sampah berkelanjutan. “Pendampingan universitas tidak hanya berhenti pada transfer teknologi, tetapi juga membangun perubahan pola pikir masyarakat agar mampu menciptakan kemandirian dalam pengelolaan lingkungan,” jelasnya.

Melalui program tersebut, tim peneliti akan mengembangkan teknologi pengelolaan sampah berbasis IoT, seperti sistem deteksi emisi gas berbahaya dan low-cost vision method untuk pemantauan visual pengolahan sampah. Selain itu, pengembangan fasilitas insinerator juga dirancang untuk membantu penanganan sampah residu secara mandiri dan lebih efisien.

Program ini turut diintegrasikan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi yang melibatkan 34 mahasiswa dari berbagai program studi di UAD. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi langsung dalam pemberdayaan masyarakat dan implementasi teknologi pengelolaan sampah berbasis IoT di Kalurahan Caturharjo.

Kegiatan yang berlangsung di Emperan Inspirasi Toga Tobato atau Rumah Dilan tersebut dihadiri perangkat kalurahan, pengelola Rumah Kumpul Sampah, kader lingkungan, komunitas masyarakat, hingga para lansia penerima santunan sembako. Melalui kolaborasi ini, Kalurahan Caturharjo diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image