Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Publikasi artikel

Koperasi dan UMKM: Penopang Ekonomi yang Jangan Dipandang Sebelah Mata

Bisnis | 2026-05-22 21:03:51

Oleh: Fitri Anggraini

Banyak orang yang masih menganggap koperasi dan UMKM hanyalah usaha kecil dengan pengaruh terbatas. Padahal, saat perusahaan besar mulai goyah akibat tekanan ekonomi global, sektor koperasi dan UMKM justru sering menjadi “penyelamat” ekonomi masyarakat. Dari warung kecil, usaha rumahan, hingga koperasi desa, semuanya punya peran besar yang menjaga roda ekonomi tetap bergerak.

Data dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menunjukkan bahwa UMKM menyediakan sebagian besar lapangan kerja di Indonesia. Artinya, jutaan masyarakat menggantungkan kehidupan pada sektor ini. Ketika krisis ekonomi terjadi, UMKM sering kali lebih fleksibel karena mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar.

Sayangnya, masih banyak koperasi dan pelaku UMKM yang menghadapi masalah klasik. Mulai dari keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, hingga lemahnya manajemen usaha. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya mempunyai produk bagus, tetapi kalah bersaing karena pemasaran yang kurang maksimal atau pengelolaan keuangan yang belum rapi.

Di era digital sekarang, koperasi dan UMKM sebenarnya punya peluang besar untuk berkembang. Media sosial, pasar, dan teknologi pembayaran digital membuka akses pasar yang jauh lebih luas dibandingkan beberapa tahun lalu. Produk lokal kini bisa dikenal hingga luar daerah bahkan luar negeri hanya melalui promosi sederhana di internet.

Namun perkembangan ini juga menuntut perubahan pola pikir. Pelaku UMKM tidak bisa hanya mengandalkan cara lama. Mereka perlu belajar branding, pelayanan konsumen, hingga pengelolaan keuangan yang lebih profesional. Begitu juga koperasi yang harus mulai meninggalkan sistem administrasi konvensional agar lebih transparan dan dapat dipercaya anggotanya.

Koperasi juga memiliki nilai yang berbeda dibandingkan badan usaha lain. Prinsip gotong royong dan kebersamaan menjadikan koperasi bukan sekedar tempat mencari keuntungan, tetapi juga wadah memperkuat perekonomian masyarakat. Jika dikelola secara serius, koperasi dapat menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang sangat kuat, terutama di daerah.

Oleh karena itu, dukungan terhadap koperasi dan UMKM tidak cukup hanya berupa slogan. Diperlukan pelatihan, akses pembiayaan yang mudah, serta pendampingan yang nyata agar mereka bisa berkembang dan bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Pada akhirnya, koperasi dan UMKM bukan sekedar usaha kecil. Mereka adalah fondasi ekonomi rakyat yang selama ini membantu banyak keluarga tetap bertahan. Jika sektor ini terus diperkuat, maka perekonomian Indonesia juga akan menjadi lebih kokoh dan merata.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image