Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Frido Herlambang S

Pengaruh Influencer Finansial terhadap Keputusan Investasi Gen Z

Bisnis | 2026-05-22 22:33:32
Di era digital, keputusan investasi Generasi Z kini banyak dipengaruhi oleh media sosial dan financial influencer

Sekarang investasi bukan lagi hal yang identik dengan orang kaya atau pekerja kantoran berusia 40 tahun ke atas. Di era media sosial seperti sekarang, anak muda bahkan mahasiswa pun sudah mulai tertarik membahas saham, reksa dana, crypto, sampai financial freedom. Menariknya, banyak dari mereka mulai kenal dunia investasi bukan dari sekolah atau seminar, melainkan dari TikTok, Instagram, dan YouTube.

Fenomena ini tidak lepas dari munculnya influencer finansial yang semakin ramai di media sosial. Mereka membuat konten tentang cara mengatur uang, tips investasi, sampai membahas saham yang sedang naik. Cara penyampaiannya yang santai dan mudah dipahami membuat banyak anak muda merasa dunia keuangan ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.

Generasi Z sendiri dikenal sebagai generasi yang sangat dekat dengan internet. Hampir semua informasi dicari lewat media sosial, termasuk soal keuangan. Karena itu, ketika ada influencer yang terlihat sukses dari investasi, banyak anak muda mulai tertarik ikut mencoba. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya membuka akun investasi hanya karena sering melihat konten finansial muncul di beranda mereka.

Di satu sisi, hal ini tentu membawa dampak positif. Kehadiran influencer finansial membuat edukasi keuangan menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Anak muda yang sebelumnya boros atau tidak peduli soal masa depan finansial jadi mulai belajar menabung dan berinvestasi.

Konten-konten finansial juga membantu membuka wawasan bahwa mengelola uang itu penting sejak muda.
Namun di sisi lain, ada juga dampak negatif yang mulai muncul. Banyak orang akhirnya berinvestasi hanya karena ikut tren atau takut ketinggalan. Istilah yang sering dipakai sekarang adalah FOMO atau Fear of Missing Out. Ketika melihat orang lain untung besar dari saham atau crypto, banyak yang langsung ikut membeli tanpa memahami risikonya terlebih dahulu.

Tidak semua influencer juga benar-benar memberikan edukasi yang tepat. Ada beberapa yang terlalu berlebihan dalam menunjukkan keuntungan investasi tanpa menjelaskan kemungkinan kerugiannya. Akibatnya, banyak anak muda mengambil keputusan secara impulsif dan akhirnya mengalami kerugian karena kurang memahami produk investasi yang dipilih.

Karena itu, penting bagi Generasi Z untuk tetap berpikir kritis. Influencer finansial memang bisa menjadi sumber belajar, tetapi bukan berarti semua informasi harus langsung dipercaya begitu saja. Sebelum berinvestasi, seseorang tetap perlu melakukan riset sendiri dan memahami risiko yang ada.

Pada akhirnya, media sosial bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan literasi keuangan jika digunakan dengan bijak. Influencer finansial dapat menjadi motivasi bagi anak muda untuk mulai peduli terhadap masa depan finansial mereka. Namun keputusan investasi tetap harus dilakukan dengan pemikiran yang matang, bukan hanya karena ikut-ikutan tren di internet.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image