Asah Cerdas Berpikir
Info Terkini | 2026-05-22 13:12:21
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim delegasi UAD berhasil meraih Juara II dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia Mahasiswa Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura Pontianak pada 2-5 Mei 2026.
Kompetisi tersebut adilaksanakan melalui beberapa tahapan, dimulai dari babak prelim secara daring yang terdiri atas tiga ronde, dilanjutkan seleksi quarter final, hingga babak semifinal dan grand final yang dilaksanakan secara langsung di Universitas Tanjungpura Pontianak.
Tim UAD diketuai oleh Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris angkatan 2024 bersama dua anggota lainnya, yakni Muhamad Andika dari Program Studi Teknik Industri angkatan 2024 dan Shania Ayu Salsabila dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024.
Atas pencapaian tersebut, tim mengaku bersyukur dan bahagia karena berhasil membawa nama baik UAD di ajang nasional.N“Alhamdulillah kami merasa senang bisa mendapatkan Juara II di ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia Mahasiswa Tingkat Nasional,” ujar Shania.
Dalam mempersiapkan kompetisi, tim melakukan latihan secara rutin melalui kegiatan sparing debat serta evaluasi menyeluruh setelah sesi latihan maupun setelah setiap ronde perlombaan selesai dilaksanakan. Persiapan tersebut dilakukan untuk memperkuat kemampuan argumentasi, kerja sama tim, serta strategi debat.
Mengusung tema “Cerdas Berpikir, Berani Mengukir”, kompetisi ini menuntut peserta untuk mampu berpikir kritis dan menyampaikan argumentasi secara sistematis. Tim UAD pun memiliki strategi khusus dalam memahami dan menyusun argumen selama perlombaan berlangsung. “Kami memahami terlebih dahulu kata kunci dari mosi, kemudian membagi tugas kepada masing-masing pembicara untuk menyusun kasus. Setelah itu, pada lima menit terakhir kami berdiskusi bersama untuk menyelaraskan seluruh argumentasi agar lebih kuat saat dibawakan dalam debat,” jelas Andika.
Selama perlombaan berlangsung, tim mengaku tidak menghadapi hambatan yang terlalu besar. Mereka percaya bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan capaian yang baik.
Salah satu momen paling berkesan bagi tim adalah ketika berhasil masuk ke babak breaking team setelah menyelesaikan tiga ronde awal dengan mengungguli hampir 30 universitas dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya itu, tim juga berhasil meraih peringkat pertama pada babak quarter final hingga melaju ke semifinal dan grand final.
Selain memperoleh prestasi, kompetisi tersebut juga memberikan pengalaman berharga bagi tim, terutama dalam memperluas relasi dengan peserta dari berbagai universitas serta menjalin kedekatan dengan panitia penyelenggara.
Ke depan, tim berharap dapat terus meningkatkan kemampuan debat, berpikir kritis, serta keterampilan menyampaikan argumentasi secara lebih baik. Mereka juga menargetkan mampu meraih Juara I pada kompetisi-kompetisi selanjutnya. (Mawar)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
