Ketua OSIS MAN 4 Bantul Bersinar di Forum Demokrasi se-DIY
Sekolah | 2026-05-20 18:47:13
Bantul (MAN 4 Bantul) – Belajar demokrasi tidak harus selalu serius dan penuh teori. Di tangan KPU Bantul dan FISIPOL UMY, pendidikan demokrasi justru dikemas unik, seru, dan penuh tantangan lewat kegiatan peluncuran media sekaligus buku Sisdiklih bertajuk Teka Teki Demokrasi (TTD) yang digelar pada Rabu (20/05/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Amphitheater lantai 5 Gedung E6 K.H. Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan diikuti murid tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bantul. Acara juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul serta berbagai unsur pendidikan dan penyelenggara pemilu.
MAN 4 Bantul dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Ketua OSIS Brahma MAN 4 Bantul, Muhammad Hafizh Rakha Naufal. Kehadirannya tidak hanya sekadar mengikuti acara, tetapi juga berhasil mencuri perhatian peserta lainnya.
Sejak awal kegiatan, peserta diajak mengikuti tantangan mengerjakan teka-teki silang bertema demokrasi. Suasana forum pun berubah menjadi penuh semangat dan kompetitif. Para peserta tampak serius sekaligus antusias menyelesaikan berbagai pertanyaan seputar demokrasi, kepemiluan, dan wawasan kebangsaan.
Tak disangka, Muhammad Hafizh Rakha Naufal berhasil masuk dalam lima peserta terbaik dari seluruh peserta tingkat sekolah menengah atas se-Yogyakarta. Prestasi tersebut membuatnya berkesempatan maju ke depan menerima apresiasi dari panitia kegiatan. Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 4 Bantul karena mampu menunjukkan kualitas muridnya di forum lintas sekolah tingkat kabupaten.
Menurut Hafizh, kegiatan itu memberikan pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan tentang demokrasi dengan cara yang lebih kreatif. “Kesannya seru dan berbeda karena belajar demokrasi dikemas lebih santai tapi tetap berbobot. Saya juga senang dan tidak menyangka bisa menjadi salah satu dari lima terbaik dari seluruh peserta tingkat SMA sederajat. Ini jadi pengalaman yang sangat berharga dan memotivasi saya untuk terus belajar,” ungkapnya. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan seperti ini membuat generasi muda lebih tertarik memahami demokrasi tanpa merasa digurui.
Kegiatan kolaborasi antara KPU Bantul dan FISIPOL UMY tersebut menjadi salah satu bentuk pendidikan demokrasi yang dekat dengan dunia pelajar. Tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih berpikir kritis, kerja cepat, dan semangat berkompetisi secara sehat.
Keikutsertaan murid MAN 4 Bantul dalam kegiatan ini kembali menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya aktif dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mendukung penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan generasi muda. (lel)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
