Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Najwa Rahmawati

Larangan Memberi Pengemis Bukan Solusi: Saatnya Pemerintah Benar-Benar Hadir

Politik | 2026-05-12 14:14:51

BANTEN - Masalah pengemis di Kota Serang tidak akan selesai jika pemerintah masih mengandalkan cara lama: menertibkan tanpa menyelesaikan. Razia dan larangan memberi uang mungkin membuat jalanan terlihat lebih rapi, tetapi itu hanya sementara. Setelah itu, mereka akan kembali lagi. Masalahnya tetap ada.Sudah waktunya kita melihat persoalan ini dengan lebih jujur. Pengemis bukan sekadar “gangguan kota”, melainkan warga yang sedang berada dalam kondisi sulit.

Ketika seseorang sampai harus meminta di jalan, itu menunjukkan ada yang tidak berjalan baik dalam sistem kesejahteraan kita.Peran Dinas Sosial harus lebih dari sekadar mendata dan menertibkan. Mereka perlu benar-benar membantu. Setiap pengemis punya latar belakang berbeda, jadi penanganannya juga harus disesuaikan. Harus ada pendataan yang jelas, lalu dilanjutkan dengan tindakan nyata, seperti pelatihan kerja, bantuan usaha, atau pendampingan.Program pemerintah juga harus lebih tepat sasaran.

Pelatihan kerja tidak boleh asal ada, tapi harus sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Selain itu, pemerintah perlu membuka lebih banyak peluang kerja sederhana, seperti program padat karya, agar masyarakat punya pilihan selain mengemis.Kerja sama antar lembaga juga sangat penting. Masalah ini tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Dinas sosial, tenaga kerja, pendidikan, dan pemerintah daerah harus bekerja bersama. Tanpa koordinasi yang baik, program yang ada hanya akan berjalan sendiri-sendiri dan hasilnya tidak maksimal.

Jaring pengaman sosial juga perlu diperkuat. Bantuan harus benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Banyak orang yang sebenarnya berhak, tetapi tidak terdata dengan baik. Ini harus diperbaiki agar bantuan bisa tepat sasaran dan benar-benar membantu.Selain itu, perlu ada jalan peralihan. Seseorang tidak bisa langsung berhenti mengemis tanpa memiliki penghasilan pengganti. Harus ada proses, seperti pekerjaan sementara atau bantuan usaha kecil, agar mereka bisa perlahan keluar dari kondisi tersebut.

Masyarakat juga tetap memiliki peran. Namun, memberi uang di jalan bukan satu-satunya cara membantu. Akan lebih baik jika bantuan disalurkan melalui lembaga atau program yang jelas, sehingga dampaknya lebih panjang dan tidak hanya sementara.Pada akhirnya, menyelesaikan masalah pengemis bukan soal melarang atau membiarkan. Ini soal keseriusan dalam menghadirkan solusi yang nyata. Jika pemerintah hanya fokus pada larangan tanpa memberikan jalan keluar, maka yang terjadi hanyalah pengulangan masalah yang sama.Dan kita akan terus melihat pemandangan yang sama di jalan: orang yang sama, masalah yang sama, dengan solusi yang tidak pernah benar-benar berubah.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image