Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Pusat Inovasi Perempuan

Mengenal Produk Hilir Nuklir dan Perkembangan Riset di Indonesia

Teknologi | 2026-02-26 01:05:40
Sumber : Aspek.id

Dr. Susianah Affandy, M.Si

Ambassador Indonesian Woman In Nuclear

Dalam wacana publik, istilah nuklir seringkali memicu imajinasi negatif, terutama terkait dengan senjata dan kehancuran. Persepsi ini tidak sepenuhnya keliru secara historis, namun sangat terbatas dan tidak mencerminkan berbagai manfaat teknologi nuklir yang telah diterapkan secara luas dalam kehidupan manusia. Teknologi nuklir modern meliputi bukan hanya produksi energi, tetapi juga aplikasi non-energi yang berdampak langsung pada kesehatan, pertanian, industri, lingkungan, serta perekonomian nasional. Di Indonesia, upaya hilirisasi produk nuklir menjadi fokus utama agar hasil riset tidak berhenti di laboratorium, melainkan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan industri.

1. Manfaat Nuklir dalam Kehidupan Sehari-hari

Teknologi nuklir tidak hanya terkait dengan reaktor daya untuk pembangkit listrik, tetapi juga memiliki berbagai aplikasi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Secara umum, teknologi nuklir memberikan manfaat dalam beberapa ranah utama:

a. Kesehatan

Radioisotop dan teknik nuklir telah menjadi tulang punggung berbagai layanan kesehatan modern. Dalam bidang diagnostik, radioisotop seperti technetium-99m digunakan sebagai penanda dalam pemindaian tubuh untuk mengidentifikasi kelainan fungsi organ dengan sangat akurat. Selain itu, terapi radiasi merupakan modal penting dalam pengobatan kanker dan berbagai penyakit lainnya.

b. Pertanian dan Pangan

Teknologi nuklir juga membantu meningkatkan ketahanan pangan melalui sejumlah pendekatan:

Pertama, Irradiasi pangan, yaitu penggunaan radiasi untuk memperpanjang masa simpan makanan dengan cara menghentikan proses pembusukan tanpa menurunkan nilai gizi.

Kedua, mutasi tanaman, yang memanfaatkan radiasi untuk menghasilkan varietas unggul yang tahan terhadap hama, penyakit, dan kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.

c. Industri dan Teknik

Dalam sektor industri, teknologi nuklir digunakan untuk melakukan non-destructive testing (NDT), yaitu pemeriksaan kualitas material atau sambungan las tanpa merusak struktur, serta penggunaan tracer radioaktif untuk mendeteksi kerusakan tersembunyi. Teknologi radiasi juga dimanfaatkan untuk sterilisasi alat kesehatan dan komponen industri.

d. Lingkungan dan Lingkungan Hidup

Aplikasi nuklir dalam lingkungan meliputi penggunaan isotop untuk memantau pergerakan polutan di udara dan air serta teknologi radiasi untuk mengurai polutan organik berbahaya dalam limbah industri.

Dengan demikian, manfaat nuklir jauh melampaui sekadar pembangkit listrik, dan telah memberi kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas hidup manusia secara global.

2. Bentuk-Bentuk Produk Hilir Nuklir

Produk hilir nuklir adalah hasil konkret dari penerapan radioisotop dan teknologi radiasi yang dihasilkan oleh fasilitas riset nuklir, seperti reaktor penelitian di Indonesia. Bentuk-bentuk produk hilir ini mencakup:

a. Produk di Bidang Kesehatan

Radiofarmaka yakni Produk radioaktif yang dirancang untuk diagnosis dan terapi penyakit tertentu, terutama kanker. Contohnya, radioisotop yang digunakan dalam pemindaian organ tubuh dan terapi radiasi.

b. Produk di Bidang Pertanian dan Pangan

Pertama, Varietas Unggul yang Dimutasi: Varietas tanaman yang dikembangkan melalui mutasi radioaktif untuk menghasilkan benih unggul dengan produktivitas tinggi dan tahan terhadap hama.

Kedua, Irradiasi Pangan: Teknologi penggunaan radiasi untuk sterilisasi dan pengawetan pangan, guna memperpanjang masa simpan dan meningkatkan keamanan pangan.

c. Produk di Bidang Industri

Pertama, Tracer Radioaktif Industri: Isotop yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran atau lokasi sejumlah komponen industri tanpa pembongkaran.

Kedua, Non-Destructive Testing (NDT): Penerapan radiasi gamma untuk pemeriksaan sambungan las dan material.

Ketiga, Sterilisasi: Pemanfaatan radiasi untuk sterilisasi alat kesehatan dan produk farmasi.

d. Produk di Bidang Lingkungan

Pertama, Teknik Pengolahan Limbah: Penggunaan radiasi untuk mengurai polutan kompleks dalam limbah industri.

Kedua, Monitoring Polusi: Penggunaan isotop untuk pelacakan kontaminan di lingkungan.

e. Produk Komponen Nuklir

Komponen seperti bahan bakar reaktor riset atau batang kendali yang difasilitasi oleh reaktor riset juga merupakan bagian dari hilirisasi teknologi nuklir, mendukung pengembangan ilmu dasar dan terapan.

Semua produk ini menunjukkan bahwa teknologi nuklir mampu menghasilkan kontribusi yang luas dan relevan bagi pembangunan nasional.

3. Perkembangan Riset dan Teknologi Tepat Guna Nuklir di Indonesia

Perkembangan riset nuklir di Indonesia terus bergerak maju, terutama sebagai respon terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) aktif mendorong hilirisasi teknologi nuklir melalui berbagai program kolaboratif, termasuk dengan institusi akademik seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk memperluas aplikasi teknologi ini di sektor pangan, kesehatan, dan industri.

Salah satu pusat fasilitas penting adalah Reaktor Serbaguna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) di Serpong, yang berfungsi sebagai neutron source untuk memproduksi radioisotop serta mendukung riset material dan radionuklir lainnya. Fasilitas seperti ini menjadi landasan penting bagi produksi radioisotop yang digunakan di berbagai sektor hilir.

Selain itu, riset nuklir Indonesia juga berfokus pada inovasi teknologi tepat guna yang dapat menjawab kebutuhan domestik serta berkontribusi pada ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan industri. Kolaborasi antara lembaga riset, industri, dan regulator menjadi kunci dalam memastikan bahwa teknologi nuklir diterapkan secara aman, efektif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kesimpulan

Teknologi nuklir merupakan instrumen penting yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan modern melalui aplikasi yang jauh melampaui konotasi negatif yang sering melekat pada istilah nuklir. Di Indonesia, produk hilir nuklir telah menunjukkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi di bidang kesehatan, pertanian, industri, dan lingkungan. Perkembangan riset nuklir yang terus didorong oleh lembaga riset nasional, serta upaya hilirisasi produk, turut mengokohkan posisi teknologi ini sebagai komponen strategis dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image