Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nate of the Wild World

Kaum Adam Wajib Tahu: Sperma Bukan Cuma Buat Anak, Tapi Mood Testo Maksimal!

Gaya Hidup | 2026-02-15 21:52:19

Pernah nggak sih kalian ngerjain tugas sambil memangku laptop di paha? Atau sering naruh gawai di saku celana? Saya dulu juga begitu, tapi sekarang udah nggak lagi. Alasannya? Saya khawatir sel sperma rusak. Eh, jangan mikir "Kalo nggak mau punya anak, ngapain jaga sperma?" Eits, tunggu dulu! Menjaga kesehatan sperma punya manfaat jauh lebih luas daripada sekadar bereproduksi.

Sperma, sel kelamin pria, nggak cuma buat keturunan. Ia juga indikator kesehatan hormon testosteron. Testosteron optimal bikin mood bagus, kendalikan lemak tubuh, atur siklus tidur-bangun, plus tambah massa otot. Kelainan sperma erat kaitannya dengan testosteron rendah.

Banyak faktor sehari-hari yang tanpa sadar rusakkan kualitas sperma. Paparan radiasi dari gawai di saku celana atau laptop di paha bisa ganggu sel sperma. Makanan olahan, minuman tinggi gula, serta pola tidur berantakan juga hambat spermatogenesis dan turunkan testosteron 10–15 persen—setara tua 10–15 tahun! Fatal banget, kan?


Untungnya, cara jaga dan tingkatkan kesuburan sperma gampang. Hindari dulu kebiasaan buruk tadi. Lanjut olahraga angkat beban—nggak perlu gym mewah, push-up atau bodyweight exercise rutin sudah efektif. Konsumsi makanan kaya protein dan zinc seperti daging sapi organik, hindari yang olahan biar manfaat maksimal.

Sobat Retizen kaum Adam, paham kan betapa krusialnya sperma sehat? Bukan cuma buat reproduksi, tapi naikkan kualitas hidup secara keseluruhan pula. Gaya hidup ini mudah, menyenangkan, asal konsisten. Yuk, mulai sekarang—selamat mencoba!

REFERENSI

Agarwal, A., Sengupta, P., & Dutta, S. (2024). Detrimental impact of cell phone radiation on sperm DNA integrity. Systems Biology in Reproductive Medicine, 70(1), 1-8. https://doi.org/10.1080/19396368.2024.2309449

Glazer, C. H., Bonde, J. P., & Buck Louis, G. M. (2023). Understanding sperm quality for improved reproductive health: A review. Frontiers in Endocrinology, 14, 1165396. https://doi.org/10.3389/fendo.2023.1165396

Kamla, R., Kumar, R., & Agarwal, A. (2025). Histopathologic effects of mobile phone radiation exposure on testis and sperm parameters. Frontiers in Reproductive Health, 2, 1515166. https://doi.org/10.3389/frph.2024.1515166

La Vignera, S., Cannarella, R., & Condorelli, R. A. (2024). Empirical treatments for male infertility: A focus on lifestyle modifications. World Journal of Men's Health, 42(4), e65. https://doi.org/10.5534/wjmh.230282

Mountzoglou, I., & Tzetzis, D. (2022). The association of impaired semen quality and pregnancy rates in assisted reproduction technology cycles: Systematic review and meta-analysis. Andrologia, 2022, 1-12. https://doi.org/10.1155/2022/2081722

Pacey, A. A. (2025). Potential effects of environmental toxicants on sperm quality and potential risk for fertility in humans. Environmental Toxicology and Pharmacology, 110, 104567. https://doi.org/10.1016/j.etap.2025.104567



 



 

 

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image