Ketika Audit Internal Menjadi Penjaga Kepercayaan
Bisnis | 2026-02-10 16:33:01Kepercayaan merupakan aset penting yang menentukan keinginan suatu organisasi. Di tengah tuntutan transparansi dan peningkatan risiko bisnis, audit internal hadir sebagai mekanisme pengawasan yang menjaga kepercayaan tersebut. Audit internal tidak hanya memastikan terpenuhinya, tetapi juga menilai apakah proses organisasi berjalan sesuai tujuan dan prinsip tata kelola yang baik.
Audit internal berperan dalam mengidentifikasi risiko, menilai efektivitas pengendalian internal, serta mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini. Melalui proses yang sistematis dan berbasis data, audit internal membantu organisasi mencegah kerugian dan memperbaiki kelemahan manajerial.
Selain itu, audit internal memberikan dasar tujuan bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Laporan audit yang independen memperkuat akuntabilitas manajemen kepada pemangku kepentingan dan publik.
Ketika audit internal dijalankan secara konsisten dan profesional, transparansi meningkat dan integritas organisasi terjaga. Inilah yang menjadikan audit internal bukan sekedar fungsi administratif, melainkan fondasi kepercayaan dan kemiskinan organisasi.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
