Kajian Tafsir oleh Ustadz Taufiq Wijaya
Agama | 2026-02-08 17:08:47Kajian rutin Masjid Darul Arqom PCM Pakisaji oleh Ustadz Taufiq Wijaya.
Hari minggu 8 Februari 2026.
Kajian membahas tafsir Surah Al-Infithar ayat 1-5 saja, bukan kajian secara keseluruhan Juz 30.
Judul
الإنفطار سورة تفصيل (Surah Al-Infithar Terbelah)
- Jenis: Makkiyyah
- Jumlah Ayat: 19 ayat, turun setelah ayat An-Nazi'at.
Ayat-ayat dan Penjelasannya
1. اِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ
- Terjemahan: Apabila langit terbelah. (Al-Infithar: 1)
- Penjelasan: Yakni retak besar dan terbelah, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Muzzammil: 18 السَّمَاءُ مِنْفَطِرٌ بِهَا (Langit (pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah).
2. وَاِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْ
- Terjemahan: Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan. (Al-Infithar: 2)
- Penjelasan: Maksudnya jatuh berguguran, keluar dari orbitnya kemudian berjatuhan.
3. وَاِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ
- Terjemahan: Dan apabila lautan dijadikan meluap. (Al-Infithar: 3)
- Penjelasan: Berbagai pendapat ulama, antara lain:
- Ali bin Abu Talhah dari Ibnu Abbas: Allah meluapkan sebagian darinya dengan sebagian yang lain.
- Al-Hasan: Meluapkan sebagian dengan sebagian yang lain lalu lenyap airnya.
- Qatadah: Air tawar bercampur dengan air asin.
- Al-Kalabi: Maknanya adalah meluap.
4. وَاِذَا الْقُبُورُ بُعْثِرَتْ
- Terjemahan: Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar. (Al-Infithar: 4)
- Penjelasan:
- Ibnu Abbas: Artinya terbongkar.
- As-Saddi: Kuburan berserakan, bergerak dan mengeluarkan isi dalamnya, yaitu manusia dibangkitkan untuk dikumpulkan di Padang Mahsyar.
5. عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
- Terjemahan: Maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya. (Al-Infithar: 5)
- Penjelasan mengenai مَا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ:
- Pertama: Apa yang telah dilakukan dan apa yang telah abaikan.
- Kedua: Apa yang dilakukan di awal dan akhir hidup.
- Ketiga: Apa yang dilakukan selama hidup (baik dan buruk) serta apa yang ditinggalkan (praktik baik atau buruk yang diikuti orang lain setelahnya).
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
