Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Abdul hadi tamba

Kita Akhiri dengan Alhamdulillah

Agama | 2026-02-07 10:49:07

As..wr..wb..
Kita akhiri dengan Alhamdulillah
Dalam pandangan kami, mengakhiri seluruh aktivitas atau kegiat an dengan mengucapkan Alhamdulillah bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan sebuah bentuk perwujudan syukur, kerendahan hati, dan pengakuan tauhid yang mendalam.
Berikut adalah pandangan kami terhadap kebiasaan mengakhiri kegiatan dengan Alhamdulillah
Puncak Kesadaran Tauhid (Pengakuan atas Kuasa Allah):
Kami memandang bahwa keberhasilan suatu pekerjaan bukanlah semata-mata hasil usaha manusia, melainkan karena izin, pertolongan, dan rahmat Allah SWT.
Dengan ber- alhamdulillah seseorang menafikan kesombongan diri dan mengembalikan semua puji hanya kepada Allah (Tauhidul Af'al).
Wujud Syukur Hati (Hati yang Qana'ah):
Alhamdulillah adalah ekspresi syukur atas nikmat kemampuan, kesehatan, dan kesempatan yang diberikan Allah untuk menyelesaikan tugas.
Ini mencerminkan sikap qana'ah (merasa cukup dan ridha) atas hasil yang diperoleh, baik sesuai harapan maupun tidak.
Penyucian Diri dari Kufur Nikmat:
Mengucapkan alhamdulillah setelah beraktivitas membantu menjaga hati agar terhindar dari sifat kufur nikmat dan kesombongan.
Alhamdulillah Ala Kulli Hal (Dalam Segala Keadaan):
Sufi mengajarkan untuk bersyukur tidak hanya saat sukses, tetapi juga saat lelah atau kecewa.
Mengakhiri aktivitas yang berat dengan alhamdulillah adalah bentuk penerimaan atas takdir dan keyakinan akan hikmah Allah.
Bentuk Zikir dan Pembersihan Hati:
Ucapan alhamdulillah yang tulus (dengan hati dan perbuatan) berfungsi sebagai pembersih jiwa dan penyambung hati dengan Sang Pencipta, sehingga aktivitas harian bernilai ibadah.
Secara ringkas,Bagi kita alhamdulillah adalah akhir dari sebuah kegiatan lahiriah dan awal dari kesadaran batiniah bahwa segala sesuatu berawal dan berakhir pada Allah (Innalillahi wa inna ilaihi raji'
Dengan kerendahan hati saling berbagi semoga dengan safa'at dari Nabi Besar junjungan kita Muhammad SAW Tercinta serta Suri Teladan Sepanjang Zaman ada manfa'at nya buat kita Saudara Saudaraku.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image