Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Abdul hadi tamba

Kita Awali dengan Bismillah

Agama | 2026-02-07 10:46:12

Kita Awali dengan Bismillah.

Dalam pandangan kami memulai segala sesuatu dengan Bismillahirrahmanirrahim bukan sekedar ucapan lisan, melainkan sebuah bentuk penyertaan Allah (musyahadah) dalam setiap aktivitas, penyucian niat, dan langkah menuju kebahagiaan ruhani.

Kami memandang basmalah sebagai dasar adab dan penghadir perlindungan Allah yang meresap ke dalam jiwa.

Berikut adalah pandangan, nasehat, dan dalil terkait Bismillah:

Pandangan kami terhadap Bismillah

Penyertaan Allah (Musyahabah):

Mengucapkan bismillah berarti menyertakan Allah dalam pekerjaan, mengawasi diri, dan menjadikan aktivitas tersebut bernilai ibadah karena didasari niat karena Allah (ikhlas).

Penyucian Jiwa:

Basmalah menghapus dosa-dosa kecil dan membimbing pelakunya agar terhindar dari perbuatan maksiat.

Kesadaran Total:

Kalimat ini menyadarkan manusia akan ketergantungan penuh kepada Allah, yang membawa pada mental optimistik dan ketenangan.

Nasehat kami Memulai dengan Bismillah

Adab dan Keberkahan:

Jadikan bismillah sebagai fondasi adab.

Aktivitas yang tidak diawali dengan bismillah akan kehilangan keberkahannya.

Transformasi Perbuatan:

Kami menasehatkan bahwa saat makan, belajar, atau bekerja, ucapkan bismillah untuk mengubah perbuatan duniawi menjadi ibadah.

Kedekatan,

Resapi makna bismillah hingga ke dalam hati, sehingga merasakan kedekatan yang dahsyat dengan Allah, di mana permohonan seringkali dikabulkan sebelum diucapkan.

Dalil dalam Al-Qur'an dan Sunnah.

Dasar pandangan kami berlandaskan pada Al-Qur'an dan Hadis.

Meskipun basmalah merupakan bagian dari Al-Qur'an (di awal setiap surat kecuali At-Taubah), dasar naqli yang menekankan pentingnya menyebut nama Allah terdapat dalam.

Perintah Membaca Nama Allah (QS. Al-Alaq: 1):

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan."

Ini menunjukkan bahwa setiap aktivitas (ilmu/pekerjaan) harus disandarkan pada nama Allah.

Perintah Berserah Diri (QS. Hud: 41):

"...Naiklah ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuh..."

Dalil ini menjadi acuan untuk memulai perbuatan dengan bismillah agar berada dalam lindungan-Nya.

Hadis tentang Keutamaan:

"Barangsiapa yang membaca kalimat bismillah, maka tak tersisa sedikitpun dari dosa-dosa yang kecil." (HR. Muttafaqun Alaih).

Hadis tentang Lupa:

"Jika salah seorang dari kalian makan, hendaklah ia mengucapkan Bismillah, dan jika ia lupa mengucapkan Bismillah di awal, maka hendaklah ia mengucapkan: Bismillahi fi awwalihi wa akhirih (Dengan nama Allah di awal dan di akhir).

Kesimpulan:

Pandangan kami mengajarkan bahwa Bismillah adalah kunci untuk membawa hati selalu ingat kepada Allah, membuat setiap momen hidup menjadi bernilai suci dan penuh berkah.

Dengan kerendahan hati saling berbagi mudah mudahan dengan safa'at dari Nabi Besar Junjungan kita Muhammad SAW Tercinta Suri Teladan Kita sepanjang Zaman Ada Manfa'at nya Buat Kita Saudara Saudaraku

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image