Matematika di Balik Tiang Bendera, Upacara Senin MAN 4 Bantul Sarat Pesan Kebaikan
Sekolah | 2026-01-26 10:47:28
Bantul (MAN 4 Bantul) – Kegiatan Senin pagi di MAN 4 Bantul pada Senin (26/01/2026) diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung tertib dan penuh makna. Upacara yang digelar di halaman MAN 4 Bantul ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, sebagai wujud kedisiplinan dan cinta tanah air.
Petugas upacara pada kesempatan ini adalah siswa kelas X E3 yang menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab. Setiap rangkaian upacara terlaksana secara runtut, mencerminkan kesiapan serta kekompakan para petugas. Sementara itu, pembina upacara dipercayakan kepada Retnaningsih, guru Matematika MAN 4 Bantul, yang menyampaikan amanat dengan gaya unik dan mudah dipahami oleh peserta upacara.
Dalam amanatnya, Retnaningsih mengintegrasikan pesan-pesan karakter dengan konsep sederhana dalam matematika. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan hidup sebagai rangkaian hitungan kebaikan. Pesan yang disampaikan antara lain pentingnya menambah kebaikan dalam diri, mengurangi keburukan, membagi ilmu dengan sesama, serta mengalikan setiap perbuatan baik agar memberi manfaat yang lebih luas.
“Kita bisa belajar dari matematika dalam kehidupan sehari-hari. Tambahkan kebaikan dalam diri kita, kurangi keburukan, bagikan ilmu yang kita miliki, dan kalikan setiap kebaikan agar dampaknya semakin besar,” tutur Retnaningsih dalam amanatnya.
Amanat tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun membekas, sehingga mampu menarik perhatian peserta upacara. Pesan ini tidak hanya relevan dalam konteks akademik, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk terus memperbaiki diri dan menebar manfaat.
Melalui upacara bendera ini, MAN 4 Bantul tidak hanya menanamkan nilai nasionalisme, tetapi juga menguatkan pendidikan karakter dengan pendekatan yang kreatif dan kontekstual. Upacara Senin pagi pun menjadi ruang refleksi bersama, bahwa pelajaran dapat hadir di mana saja, bahkan di bawah kibaran Sang Merah Putih. (lel)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
