Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Marketing DT Peduli 2

Lumpur Menutup Lantai, Tapi Tak Pernah Menutup Iman

Info Terkini | 2026-01-22 13:32:40
Kondisi Terkini Mushala Al-Ikhlas di Aceh Tamiang yang sudah dilakukan kegiatan bersih-bersih bersama Relawan (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | ACEH TAMIANG - Lumpur sempat menutup lantai, dinding tampak kotor, dan akses air bersih belum tersedia. Bahkan untuk sekadar membersihkan, warga tidak memiliki peralatan yang memadai. Bukan hanya air bersih yang sulit didapat, alat kebersihan pun nyaris tidak ada. Begitulah kondisi Mushala Al Ikhlas pascabanjir.

Sebelum bencana, mushala ini menjadi pusat ibadah dan aktivitas warga. Di sinilah shalat berjamaah ditegakkan, anak-anak mengaji, dan masyarakat berkumpul dalam kegiatan keagamaan. Namun setelah banjir, semua aktivitas terhenti. Mushala yang dulu hidup berubah menjadi sunyi, seolah ikut merasakan duka warga yang kehilangan tempat bersandar.

Melihat kondisi tersebut, DT Peduli hadir bersama masyarakat setempat untuk membersihkan mushala dan mengupayakan agar rumah ibadah ini kembali bisa digunakan. Dengan keterbatasan yang ada, warga dan relawan bergotong royong mengangkat lumpur, membersihkan sisa-sisa kotoran, serta memulihkan Mushala Al Ikhlas agar kembali menjadi tempat ibadah.

Kondisi Terkini Mushala Al-Ikhlas di Aceh Tamiang yang sudah dilakukan kegiatan bersih-bersih bersama Relawan (Sumber : DT Peduli)

Rasa haru tak dapat disembunyikan dari wajah warga. Muslimin, salah satu warga yang turut membersihkan mushala, menyampaikan syukur dan terima kasihnya.

"Alhamdulillah, akhirnya masjid ini sudah bersih, sudah bisa kami pakai untuk shalat dan pengajian anak-anak. Ramadhan kami sudah tidak perlu risau karena masjid kami sudah dibersihkan. Berkat semangat adik-adik relawan semua, kami pun ikut semangat untuk membersihkan masjid ini," kata Muslimin.

Menurut Juliani, Staf Marketing DT Peduli yang langsung menyaksikan di lokasi, bencana memang sempat merenggut kenyamanan mereka, namun tidak pernah mampu memadamkan iman dan kebersamaan.

Dari lantai yang dulu tertutup lumpur, kini kembali terhampar sajadah. Dari kesedihan, tumbuh kekuatan. Dan dari kepedulian banyak tangan, Mushala Al Ikhlas kembali menjadi saksi bahwa ketika manusia saling menguatkan karena Allah, harapan selalu menemukan jalannya. (Agus ID)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image