Semangat Hafis Ramadhan, Anak Pidie Jaya yang Bermimpi Jadi Tentara Penghafal Al-Qur'an
Kisah | 2026-01-19 13:57:40
DTPEDULI.ORG | PIDIE JAYA - Senyum bahagia terpancar dari wajah Hafis Ramadhan, siswa kelas III MIN 4 Pidie Jaya, saat menerima Al-Qur'an baru dari relawan DT Peduli. Penyaluran ini dilaksanakan pada Ahad (4/1/2026) di Desa Meunasa Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Hafis mengaku sangat senang mendapatkan mushaf baru tersebut. Di tengah kondisi wilayah yang belum sepenuhnya pulih pascabencana, kehadiran Al-Qur'an ini menjadi pematik semangat baru bagi anak-anak di pengungsian untuk kembali mengaji.
Dalam momen yang penuh haru, Hafis sempat berdialog dengan relawan mengenai impian masa depannya. Dengan suara lantang dan penuh keyakinan, ia menyatakan keinginannya untuk menjadi seorang prajurit. "Cita-cita saya ingin menjadi tentara," ujar Hafis.
Bocah tersebut bahkan sempat memperagakan posisi hormat dengan sigap di hadapan para relawan. "Siap, Komandan!" serunya sambil melakukan gerak hormat yang membuat relawan kagum. Tangan sebelahnya mendekap Al-Qur'an.
Merespons semangat tersebut, relawan DT Peduli memberikan motivasi agar Hafis terus konsisten dalam mengejar mimpinya. "Ma sya Allah, semoga nanti cita-citanya tercapai. Hafis harus rajin sekolah, rajin salat, dan berbakti kepada orang tua," pesan relawan DT Peduli kepadanya.
DT Peduli berharap, melalui penyaluran Al-Qur'an ini, semangat belajar dan optimisme anak-anak di Pidie Jaya tetap teguh meski berada dalam kondisi yang penuh tantangan. Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendampingi proses pemulihan psikososial anak-anak di wilayah terdampak bencana. (Agus ID)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
