Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Melati Noor azizah

Inovasi Camilan Sehat dari Bantul: Bijimari, Cookies Gluten Free Karya Aisyah

UMKM | 2026-01-16 22:49:23
Produk Penjualan Cookies Bijimari. Foto : Melati Noor Azizah

BANTUL - Berawal dari mendengarkan keluhan teman - teman disekitarnya yang tidak bisa makan tepung, Aisyah, salah satu warga Krapyak Kulon, Panggungharjo, Sewon, Bantul, menciptakan cookies yang berasal dari olahan biji - bijian dan glutin free.

Berbeda dengan cookies pada umumnya yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama, Bijimari hadir dengan konsep gluten free. Aisyah memilih untuk memaksimalkan potensi nutrisi dari alam, yakni biji - bijian serta menggunakan tepung mocaf atau tepung singkong. "Fokus utama saya sejak awal ingin menyediakan camilan yang tidak hanya enak, tetapi juga aman bagi mereka yang intoleransi terhadap gluten atau yang sedang menjalani diet," ujar Aisyah saat ditemui di kediamannya di Krapyak Kulon.

Cookies dari Bijimari pertama kali diproduksi pada tahun 2017. Saat ini, Bijimari mulai dikenal luas secara lokal, nasional hingga internasional. Melalui pemasaran mulut ke mulut dan platform media sosial, Bijimari dapat memperluas pasar hingga ke luar negri, seperti Jepang, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Banyak konsumen mengapresiasi keberanian Aisyah dalam mengolah biji - bijian menjadi produk yang modern dan praktis dikonsumsi. Bijimari kerap membuka stand di berbagai macam event UMKM dan seminar pelatihan tentang olahan bahan pangan.

Bagi teman - teman yang sedang menjalani diet tapi suka ngemil, bisa banget buat mencoba produk ini. Cek produk Bijimari lainnya melalui akun instagram @bijimari.id

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image