Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Tuan Guru Deri

Pengangkatan ASN Petugas Makan Siang Gratis Eh Bergizi Gratis Mencederai Kaum Pendidik Intelektual

Gaya Hidup | 2026-01-16 04:01:33

Hirohito adalah Kaisar Jepang ke-142 yang dikenal dengan nama Kebesaran Kaisar Showa. Dilahirkan di Puri Aoyama, Tokyo, 29 April 1901, Menjadi kaisar terlama dalam sejarah Jepang. Ia berkuasa sejak tahun 1926 hingga 1989. Di bawah kepemimpinannya, Jepang Terlibat dalam berbagai perang, seperti Insiden Manchuria (1931), Insiden Nanking (1937), Perang Dunia II, serta serangan ke pangkalan militer AS di Hawaii, Pearl Harbour.

Perang dunia I, kejatuhan Turki Utsmanie 1924 dan terus 1945, saat Perang Dunia II Berlangsung, AS dan Sekutunya menjatuhkan bom atom berkekuatan dahsyat di kota Hiroshima dan Nagasaki. Kerugian yang dialami Jepang begitu besar, tidak hanya secara Materi, jumlah nyawa yang berguguran sangat teramat banyak. Imbasnya, Jepang Mengalami kelumpuhan total, yang akhirnya membawa Jepang pada kekalahan telak dari Sekutu. Ketika mendengar berita pemboman tersebut, Kaisar Hirohito selaku pemimpin Tertinggi Jepang pada saat itu dengan sigaplangsung mengumpulkan para Jenderal yang Tersisa. Pertanyaan mengenai jumlah guru yang tersisa ini lantas membuat bingung para Jenderal. Sebab, ekspektasi semula mereka mengira sang Kaisar akan menanyakan perihal Tentara, alih-alih guru yang masih tersisa.

Para Jenderal tersebut kemudian menentang kepada Kaisar Hirohito, bahwa mereka masih Bisa menyelamatkan dan melindungi Kaisar, walau tanpa kehadiran para guru. Menanggapi Perkataan ini, Kaisar Hirohito mengatakan bahwa Jepang telah jatuh. Kejatuhan ini Dikarenakan mereka tidak belajar. Jenderal dan tentara Jepang boleh jadi kuat dalam Senjata dan strategi perang, tetapi tidak memiliki pengetahuan mengenai bom little boy (Hiroshima, 6 agustus 1945) dan fatman (Nagasaki,9 agustus 1945) yang telah membredel Jepang. Kaisar Hirohito kemudian menambahkan bahwa Jepang tidak akan bisa mengejar Amerika jika tidak belajar. Karenanya, ia kemudian menimbang dengan sangat arif dan Bijaksana pada para Jenderalnya untuk mengumpulkan seluruh guru yang tersisa di seluruh Pelosok Jepang. Sebab, kepada para gurulah seluruh rakyat Jepang kini harus bertumpu, Bukan pada kekuatan pasukan.

Kaisar Hirohito kemudian bergerak untuk mengumpulkan sekitar 45.000 guru yang tersisa Pada saat itu dan memberi mereka arahan. Out of the box pemikiran Kaisar, Kehadiran guru Pada saat itu manjadi hal krusial bagi seluruh lapisan masyarakat Jepang. Karenanya, Perlahan negara ini dapat kembali bangkit dari keterpurukan. “Berapa jumlah guru yang Tersisa?” Kata-kata ini berasal dari mulut Kaisar Hirohito sebagai respon pertama yang Ia Keluarkan setelah mendengar berita luluh lantaknya Hiroshima dan Nagasaki. Dua kota di Jepang yang hancur karena bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di penghujung Perang Dunia II. Kehancuran dua kota itu pula yang menjadi alasan Kaisar Jepang Menyelamatkan para guru setelah Perang Dunia 2 .Guru lah yang berperan penting dalam Peradaban dan terbukti berhasil merestorasi Jepang pasca perang, salah satu negara maju Di dunia.

Rasulullah SAW bersabda “ apabila ada guru dari Jauh, Maka hormatilah “, di dalam hadist Yang lain dikatakan “ barangsiapa menghormati guru, maka seluruh ikan-ikan di Sungai dan Di laut Akan memintakan ampun untukNya” begitu mulia dan terhormatnya guru-guru di Mata Rasulullah SAW, Bahkan Rasulullah SAW sendiri Adalah guru bagi para sahabatnya, IstriNya, keluargaNya, PengikutNya, dan Umatnya yang setia sampai akhir zaman.

Menurut AI gaji Guru di Negara Maju

Amerika Serikat

  • USD 40.000 – 75.000 / tahun
  • Rp630 juta – 1,1 miliar
  • Tergantung negara bagian & jenjang (SD–SMA)

Jepang

  • JPY 4 – 7 juta / tahun
  • Rp420 – 730 juta
  • Guru PNS sangat dihormati & stabil

Jerman

  • EUR 50.000 – 70.000 / tahun
  • Rp850 juta – 1,2 miliar
  • Banyak guru berstatus pegawai negeri

Finlandia

  • EUR 40.000 – 60.000 / tahun
  • Rp680 – 1 miliar
  • Seleksi guru sangat ketat, prestise tinggi

Australia

  • AUD 70.000 – 100.000 / tahun
  • Rp730 juta – 1 miliar
  • Naik sesuai masa kerja & sertifikasi

Singapura

  • SGD 50.000 – 80.000 / tahun
  • Rp580 – 930 juta
  • Banyak bonus & tunjangan

Kanada

  • CAD 50.000 – 90.000 / tahun
  • Rp580 juta – 1 miliar

Gaji guru di Indonesia yang terbesar kita ambil rata-rata digabung dengan berbagai Tunjangan Rp.7.000.000,- dikali 13 bulan berarti setahun Rp.91.000.000,- Silahkan Disimpulkan sendiri,

Yang lebih parah lagi guru honorer, dalam Buku Guru Honorer Yang Tertindas (Oppresses Honorary Teachers) karya Khairul Ulum, M.Pd “Guru honorer merupakan elemen penting Dalam sistem pendidikan nasional, terutama di wilayah-wilayah terpencil dan kekurangan Tenaga pendidik Namun, hingga kini posisi guru honorer masih berada dalam bayang Bayang ketidakpastian, baik dari sisi status kepegawaian, kesejahteraan, maupun pengakuan Profesional.

Berbeda dengan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN), guru (UMR), tidak memiliki Jaminan sosial yang memadai, serta kerap luput honorer umumnya menerima honor di Bawah upah minimum regional dari perhatian dalam kebijakan pendidikan nasional (Hidayat, 2021), berbagai upaya guna memperoleh pengakuan dan hak yang setara dengan Ketimpangan inilah yang mendorong para guru honorer untuk melakukan guru ASN.

Secara individual, banyak guru honorer meningkatkan kompetensi diri melalui pendidikan Formal lanjutan, seperti menyelesaikan jenjang strata satu (S-1) hingga mengikuti Pendidikan profesi guru (PPG). Hal ini dilakukan agar guru dapat memenuhi syarat Administratif untuk mengikuti seleksi ASN atau PPPK (pegawai pemerintah dengan Perjanjian kerja), serta memperoleh sertifikat pendidik yang menjadi prasyarat untuk Menerima tunjangan profesional.

Selama ini, banyak guru honorer yang menerima honor sangat kecil, bahkan kurang dari Rp500.000 per bulan. Angka ini tentu tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung Jawab dalam mendidik generasi bangsa. Selain itu, guru honorer juga berharap Mendapatkan akses terhadap fasili tas-fasilitas jaminan sosial yang: g selama ini lebih Banyak dinikmati oleh ASN, Mereka menginginkan agar BPJS Kesehatan, jaminan Kecelakaan kerja, dan tunjangan hari tua menjadi hak yang melekat sebagai tenaga Pengajar Serta tidak tergantung pada status kepegawaian.”

Bahkan gaji Guru Honorer itu banyak ditopang kerohiman Masyarakat karena perhormatan Terhadap Guru, kebaikan Yayasan, atau hasil lain diluar dana BOS (bantuan operasional Sekolah) seperti sewa kantin, Gedung untuk resepsi, dan lain-lain lah Pokoknya diluar dana BOS.

Permasalahan Guru Honorer: status kepegawaian tidak pasti, kesejateraan rendah gaji Dibawah UMR tidak ada jaminan social memadai, Ketimpangan Regional honor bervariasi di Tiap daerah, Kurangnya Pengakuan Profesi, PPPK memberi status tapi kuota terbatas, Penghapusan Nomenklatur Guru Honorer mulai tahun 2025 UU Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), namun implementasi lemah di lapangan.

Selama bertahun-tahun, status guru honorer tidak memiliki payung hukum kuat. Mereka Digaji berdasarkan kebijakan sekolah atau daerah dan sewaktu-waktu dapat diberhentikan. Kondisi ini memicu ketidakpastian ekonomi dan protes sosial dari komunitas guru di Berbagai daerah.

Nah, Kita masuk ke Inti Obrolan, Dalam Pasal 17 Perpres Nomor 115 Tahun 2025, yang menyebutkan bahwa pegawai SatuAn Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bisa diangkat sebagai PPPK sesuai ketentuan peraturaN perundang-Undangan. Kebijakan tersebut mengundang reaksi kalangan honorer maupun ASN PPPK.

Sopir MBG digaji 3juta sementara Guru honorer 5ratusribu, saya besi, saya besi, saya besi Saya (dalam Bahasa inggris) I, iron yang berarti besi,ironi. Bahasa inggris ke Bahasa Indonesia menjelaskan dijelaskan. sungguh saya besi sekali ini. Sungguh ironi sekali ini.

Alokasi anggaran Pendidikan dari APBN 2026 mencapai Rp.769,1 Triliun. Namun, hampir 30 Persennya atau sebanyak 233 triliun dipakai untuk makan siang gratis eh makan bergizi Gratis (MBG).

Baiklah mungkin pemerintah untuk menyerap angka kemiskinan di Indonesia dengan Mengeluarkan PerPres tersebut, kita tidak perlu menagih di bulan oktober setiap guru akan Mendapatkan tambahan 2juta. Memang, Guru Honorer itu sudah bekerja,baik dan betul Sekali menambah slot membuka pekerjaan mengurani pengangguran melalui MBG akan Tetapi kebijakan moral juga dikedepankan mengingat Guru Adalah manusia-manusia yang Menunjukan Jalan, lebih terhormat dari sopir pengantar makanan. Tidak apple to apple Membandingkan Sopir dengan Koruptor. Sopir merupakan pekerjaan yang terhormat, akan Tetapi bagaikan bumi dan langit korelasi guru dengan sopir. Bayangkan sopir yang tidak Memiliki moral dan sopan santun, ia akan terlambat, atau dengan sengaja menabrak di jalan Bukan mengantar makan siang eh bergizi gratis. Ilmu pengetahuan dan moral, sopan Santun didapat dari Guru bukan dari Makan Siang eh Bergizi gratis.

Saya harap pemerintah dikebijakan selanjutnya atau tahun-tahun mendatang, juga Mengalokasikan Anggaran yang besar untuk membuat banyak kuota pengangkatan Guru Honorer menjadi PPPK/ aparatur sipil negara dengan tetap menjaga kebijakan yang sudah Ada.

Memaning hayuning bawono, ing mangungkarso suntulodo, tut wuri handayani Kita Kirimkan Fatehah untuk Sunan Kalijaga.

Setelah tulisan ini tidak ada lagi nyanyian umar bakri yang merepresentasikan wajah guru di Indonesia

Jadi guru jujur berbakti memang makan hati Oemar Bakri Umar Bakri Banyak ciptakan Menteri Oemar Bakrie Bikin otak orang seperti otak Habibie Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakrie Seperti dikebiri

Tidak ada lagi demo ritual tahunan di 2 Mei depan MPR/DPR atau Istana Presiden yang ada Demo Guru-Guru di tiap kelasNya di depan murid-murid yang membanggakanNya.

Tabuk, tabik

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image