Maaf Anakmu Belum Memberikan Kebahagiaan
Curhat | 2026-01-12 00:23:59
dunia telah berubah dari yang ku pikirkan,
mungkin harapan harapanmu belum juga ku tuntaskan,
harapan kebahagiaan dengan hidup bahagia dengan bergelimang harta,
belum bisa aku wujudkan,
maafkan putera mu yang selalu membuat mu kecewa,
maafkan putera mu yang selalu menyusahkan mu,
aku harap kau hidup dengan umur yang panjang,
sampai nanti kamu melihat anak mu bisa hidup dengan berkecukupan,
sesuai dengan kalimat yang sering kali kalian lontarkan,
berharap atas diriku untuk hidup berkecukupan,
bukan untuk kalian, namun hanya sekedar untukku,
bukan untuk memberi kalian sesuatu yang mengejutkan,
tapi kalian berharap itu semua untuk diriku tanpa ingin di balas atas semuanya
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
