Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Vhartsya Amanda

Musik: Teman Setia di Setiap Fase Kehidupan

Sastra | 2025-12-23 19:14:01

Musik itu kayak teman yang selalu ada, kapan pun dan di mana pun. Lagi senang, musik bikin suasana makin hidup. Lagi sedih, musik bisa jadi tempat numpang nangis diam-diam. Nggak heran kalau banyak orang ngerasa hidupnya hambar tanpa musik, karena dari bangun tidur sampai sebelum tidur lagi, musik selalu ikut nemenin.

Setiap orang punya selera musik yang beda-beda. Ada yang suka lagu galau, ada yang semangat, ada juga yang santai buat nemenin kerja atau belajar. Uniknya, selera musik sering berubah seiring waktu dan suasana hati. Lagu yang dulu sering kita putar mungkin sekarang malah bikin nostalgia atau senyum sendiri.

Musik juga punya kekuatan buat mengingatkan kita pada momen tertentu. Satu lagu bisa langsung membawa kita ke kenangan lama, entah itu tentang teman, keluarga, atau seseorang yang pernah dekat. Kadang bukan lagunya yang bikin baper, tapi cerita di balik lagu itu sendiri.

Di tengah rutinitas yang padat, musik sering jadi pelarian paling sederhana. Pas capek, pakai headset, putar lagu favorit, dunia terasa lebih tenang. Musik nggak nanya kenapa kita lelah atau sedih, dia cuma hadir dan nemenin sampai perasaan agak membaik.

Selain sebagai hiburan, musik juga jadi cara buat mengekspresikan diri. Banyak orang menuangkan perasaannya lewat lirik, nada, atau sekadar playlist yang isinya mewakili suasana hati. Musik jadi bahasa yang bisa dipahami tanpa perlu banyak penjelasan.

Pada akhirnya, musik bukan cuma soal nada dan irama, tapi soal rasa. Selama masih ada musik, selalu ada tempat buat pulang, bercerita, dan menenangkan diri. Musik mungkin sederhana, tapi perannya dalam hidup kita nggak pernah kecil.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image