Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Graciela Calista Putri

Mata Ketiga dalam Dunia Medis

Edukasi | 2025-12-17 03:33:22
Analis Kesehatan, sumber: freepik.

Pernahkah kita mendengar istilah mata ketiga? Mata ini memang tidak terlihat, tetapi sering dikaitkan dengan kemampuan melihat hal-hal yang tersembunyi serta memberikan pengetahuan dan pencerahan. Perumpamaan tersebut tepat digunakan untuk menggambarkan profesi analis kesehatan, yaitu tenaga kesehatan yang bekerja di balik layar namun memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan medis.

Dalam praktiknya, analis kesehatan jarang berinteraksi langsung dengan pasien. Meskipun demikian, hasil kerja mereka menjadi landasan penting bagi dokter dalam menentukan diagnosis dan rencana pengobatan. Melalui pemeriksaan sampel biologis seperti darah, urin, dan cairan tubuh lainnya, analis kesehatan membantu mengungkap kondisi kesehatan seseorang secara lebih jelas dan objektif.

Peran analis kesehatan tidak hanya terbatas pada proses analisis sampel di laboratorium. Profesi ini juga mencakup tanggung jawab dalam pengambilan sampel sesuai prosedur, pendokumentasian hasil pemeriksaan, serta memastikan keakuratan dan keandalan data yang dihasilkan. Ketelitian dan profesionalisme menjadi aspek utama, mengingat hasil pemeriksaan laboratorium memiliki pengaruh besar terhadap ketepatan penanganan medis.

Prinsip kerja tersebut sejalan dengan kode etik profesi analis kesehatan yang tercantum pada BAB II Pasal 6, yaitu, “Setiap Ahli Teknologi Laboratorium Medik senantiasa harus melakukan pekerjaan profesinya sesuai dengan standar pelayanan, standar prosedur operasional, standar keselamatan kerja yang berlaku dan mematuhi kode etik ATLM.” (Ahli et al., n.d., hlm. 64). Kepatuhan terhadap standar dan prosedur ini menjadi nilai esensial, karena kesalahan kecil dalam pemeriksaan tidak hanya dapat memengaruhi ketepatan diagnosis, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan petugas laboratorium serta lingkungan kerja.

Meskipun tidak terlibat secara langsung dalam pemeriksaan klinis, analis kesehatan tetap memegang peranan penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Keakuratan hasil pemeriksaan laboratorium dan kepatuhan terhadap kode etik menjadikan profesi ini sebagai salah satu penopang utama dalam pengambilan keputusan medis. Dengan kontribusinya yang besar namun sering tidak terlihat, analis kesehatan layak disebut sebagai mata ketiga dalam dunia medis, yang memberikan informasi penting bagi keselamatan dan kesembuhan pasien.

Referensi:

Ahli, P., Permana, A., Kafesa, A., Anis Zusdi Purnawan, Ms., Gilang Nugraha, M., Sigit Mariyanto, Ms., Muhammad Kuswanto, Ms., Eko Joko Purwandyo, St., & Kuswanto, M. (n.d.). PEDOMAN ORGANISASI.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image