10 Gaya Hidup Buruk Yang Menyebabkan Penyakit Cantengan
Gaya Hidup | 2025-12-07 13:10:02Cantengan adalah kondisi ketika kuku tumbuh ke dalam kulit di sekitarnya dan menimbulkan rasa nyeri, bengkak, bahkan infeksi. Banyak orang mengira cantengan hanya masalah kecil, padahal kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari berperan besar dalam memicu kondisi ini.
Tanpa disadari, beberapa gaya hidup buruk yang dianggap sepele justru menjadi penyebab utama cantengan. Artikel ini akan membahas kebiasaan apa saja yang harus dihindari agar Anda terhindar dari masalah kuku ini.
Apa Itu Cantengan?
Cantengan (ingrown toenail) adalah kondisi ketika tepi kuku, terutama kuku jempol kaki, menusuk dan tumbuh ke dalam kulit. Hal ini memicu peradangan, luka, hingga infeksi jika tidak ditangani dengan baik.
Masalah ini sering kali bukan hanya karena faktor bentuk kuku, tetapi juga akibat kebiasaan dan gaya hidup.
Menurut dr. Tery Nehemia
Menurut dr. Tery Nehemia, yang merupakan founder dari klinik spesialis cantengan di cantengancore.com , kondisi cantengan berulang (ingrown nail) umumnya terjadi karena kombinasi faktor kebiasaan dan struktur kuku pasien. Pemotongan kuku yang terlalu pendek atau membentuk lengkungan tajam di sudut kuku sering menjadi pemicu utama, karena tepi kuku mudah menusuk kulit. Selain itu, tekanan berlebih pada jari akibat sepatu sempit, aktivitas berat, atau trauma berulang dapat memperparah peradangan. Pada beberapa pasien, bentuk kuku yang secara alami melengkung (pincer nail) juga meningkatkan risiko kekambuhan. Tanpa perbaikan kebiasaan dan penanganan yang tepat, cantengan akan terus muncul meski sudah pernah diobati.
10 Gaya Hidup Buruk yang Menyebabkan Cantengan

1. Memotong Kuku Terlalu Pendek
Kebiasaan memotong kuku terlalu pendek dapat membuat kuku tumbuh dengan arah yang salah.
Kesalahan umum:
- Menggunting kuku sampai ke sudut terdalam
- Membentuk ujung kuku melengkung
Idealnya, kuku dipotong lurus, tidak terlalu pendek, dan tidak melengkung ke dalam.
2. Cara Memotong Kuku yang Salah
Selain terlalu pendek, teknik memotong yang salah juga menjadi pemicu utama cantengan.
Contoh kesalahan:
- Membentuk kuku seperti setengah lingkaran
- Mengorek sudut kuku menggunakan benda tajam
Ini bisa melukai kulit di sekitar kuku dan memicu peradangan.
3. Terlalu Sering Menggunakan Sepatu Sempit
Menggunakan sepatu yang terlalu sempit atau ketat dalam waktu lama akan memberikan tekanan berlebih pada jari kaki.
Akibatnya:
- Kuku tertekan ke arah kulit
- Kulit sekitar kuku mudah terluka
Jenis sepatu yang sering memicu cantengan:
- Sepatu ujung runcing
- Sepatu berukuran lebih kecil dari kaki
- High heels
4. Jarang Menjaga Kebersihan Kaki
Kaki yang kotor dan lembap meningkatkan risiko infeksi.
Gaya hidup yang berisiko:
- Jarang mencuci kaki
- Tidak mengeringkan kaki setelah mandi
- Jarang mengganti kaus kaki
Kondisi ini akan mempercepat proses peradangan jika kuku mulai tumbuh ke dalam.
5. Sering Menggunakan Sepatu Dalam Keadaan Basah
Memakai sepatu yang basah membuat kaki lembap dalam waktu lama, sehingga bakteri dan jamur lebih mudah berkembang.
Jika kuku sudah sedikit menusuk kulit, kondisi lembap akan:
- Memperparah luka
- Memicu keluarnya nanah
6. Kebiasaan Mengupas atau Mencungkil Kuku
Banyak orang yang:
- Mengupas ujung kuku dengan tangan
- Mencungkil sudut kuku karena merasa mengganjal
Kebiasaan ini bisa melukai kulit dan membuka jalan bagi infeksi.
7. Jarang Bergerak (Kurang Aktivitas Fisik)
Gaya hidup pasif atau terlalu banyak duduk menyebabkan sirkulasi darah ke kaki menjadi kurang optimal.
Dampaknya:
- Luka di sekitar kuku lebih lama sembuh
- Risiko infeksi lebih besar
8. Mengabaikan Luka Kecil di Sekitar Kuku
Banyak orang menyepelekan luka kecil atau kemerahan di sekitar kuku.
Jika tidak ditangani:
- Luka kecil bisa berkembang jadi infeksi
- Kuku makin menusuk ke dalam kulit
9. Pemakaian Kaus Kaki yang Kotor dan Jarang Diganti
Kaus kaki yang kotor menyimpan banyak bakteri dan jamur.
Risiko dari kebiasaan ini:
- Infeksi kuku
- Bau kaki
- Peradangan di sekitar kuku
10. Menunda Pengobatan Saat Muncul Gejala Awal
Banyak orang memilih menunda pengobatan saat mulai terasa nyeri ringan.
Padahal, cantengan lebih mudah diatasi saat masih tahap awal.
Dampak Jika Cantengan Akibat Gaya Hidup Buruk Dibiarkan
Jika gaya hidup buruk ini terus dilakukan, cantengan bisa berkembang menjadi:
- Infeksi serius
- Luka bernanah
- Sulit berjalan
- Pembengkakan besar pada jari kaki
Pada penderita diabetes, kondisi ini bahkan bisa menjadi sangat berbahaya.
Cara Mengubah Gaya Hidup Agar Terhindar dari Cantengan
Beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan:
✅ Potong kuku lurus, jangan terlalu pendek
✅ Gunakan sepatu yang nyaman dan tidak sempit
✅ Jaga kebersihan kaki setiap hari
✅ Ganti kaus kaki secara rutin
✅ Keringkan kaki dengan benar setelah mandi
✅ Jangan mengorek atau mencungkil kuku
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami:
- Nyeri hebat di kuku kaki
- Bengkak besar
- Keluarnya nanah
- Demam
- Sulit berjalan
Kesimpulan Dari Penyakit Cantengan
Banyak kasus cantengan sebenarnya dipicu oleh gaya hidup buruk yang sering diabaikan. Mulai dari cara memotong kuku yang salah hingga penggunaan sepatu yang sempit.
Dengan mengubah kebiasaan sederhana sehari-hari, Anda bisa mencegah cantengan sejak dini dan menjaga kesehatan kuku kaki secara optimal.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
