Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Hilmaa Shofaa Mubtadyah

Puasa Penyembuh Asam Lambung (GERD)

Gaya Hidup | 2023-10-07 14:44:02

Puasa merupakan salah satu ibadah yang termasuk dalam rukun islam. Umat islam diwajibkan berpuasa sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam Q.S. Al-Baqarah: 183 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” Setiap ibadah yang telah Allah tetapkan tentu memiliki manfaat dan hikmahnya. Begitupun dengan syariat berpuasa.

Namun, bagaimana jika seseorang yang mengidap penyakit asam lambung (GERD)? Apakah berpuasa baik untuk mereka atau berbahaya? Mari kita bahas manfaat dan hikmah puasa bagi pengidap GERD menurut ajaran islam dan sudut pandang medis.

Penelitian yang dilakukan oleh National Library of Medicine pada Maret 2023 mengungkapkan hasil dari 53 pasien penderita GERD, bahwa selama dan setelah berpuasa Ramadhan, gejala GERD seperti sakit maag, mulas, regurgitasi (naiknya asam lambung ke kerongkongan), dan nyeri ulu hati membaik secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh perubahan pola makan selama berpuasa, di mana waktu makan menjadi teratur, yaitu saat sahur (sebelum terbit matahari) dan saat berbuka. Selain itu, puasa juga membantu menjauhkan kita dari keinginan mengonsumsi makanan yang kurang sehat sepanjang hari, sehingga kadar gula dan kolesterol lebih terkontrol.

Berpuasa juga bisa menurunkan stress lho kok bisa?? Dalam islam, puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, kita, tetapi juga menuntut kita untuk mengendalikan emosi dan menjauhkan pikiran yang negatif. Hal ini dapat membuat kondisi pikiran, jiwa, dan hati menjadi lebih tenang, dan risiko naiknya asam lambung akan berkurang seiring dengan menurunnya tingkat stress. Jadi, tidak perlu khawatir puasa membawa dampak berbahaya bagi penderita GERD. Berikut akan dipaparkan tips menjalani puasa bagi pengidap GERD agar tetap aman dan nyaman.

TIPS BERPUASA BAGI PENGIDAP GERD

1. Wajib makan ketika sahur

Tidak sedikit orang yang berpuasa namun meremehkan sahur, padahal dalam islam sendiri, sahur memiliki banyak keutamaan dan berkah di dalamnya sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Makan sahur adalah berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walau hanya meminum seteguk air, karena Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang yang makan sahur.: (HR Ahmad)

Sahur juga mempersiapkan tubuh kita sebelum berpuasa, menghasilkan energi untuk beraktivitas, dan mencegah dehidrasi.

2. Berbuka tepat waktu

Janganlah menunda makan ketika sudah waktunya berbuka, karena perutmu butuh mencerna makanan agar asam lambung yang dihasilkan bisa langsung digunakan dalam proses pencernaan.

3. Makan secukupnya

Islam menganjurkan umatnya untuk makan secukupnya, karena makan yang berlebihan akan membuat tubuh malas untuk beribadah dan mudah terkena penyakit. Makan berlebihan juga dapat membuat gula darah naik, tapi juga mudah turun sehingga membuat tubuh lemas.

Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengisi perutnya dengan beberapa suapan yang akan meluruskan tulang rusuknya. Jika harus ditambah, maka sepertiganya untuk makanan, sepertiganya untuk minum, dan sepertiganya untuk bernafas.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).

4. Tidak buru-buru saat makan

Dampak negatif makan terburu-buru ialah obesitas. Kok bisa? Dalam sebuah penelitian dihasilkan bahwa orang yang makan dengan terburu-buru akan mudah lapar, sehingga hal tersebut membuatnya makan lagi dan lagi. Selain itu, makanan yang tidak dikunyah sampai halus akan membuat makanan lebih lama dicerna dan akhirnya mengendap lama di dalam perut, sehingga lapisan perut akan terkena asam lambung.

5. Hindari makanan dan minuman pemicu naiknya asam lambung

Gorengan menjadi sajian yang pasti ada ketika berbuka puasa bukan? Namun ternyata, bagi pengidap GERD gorengan adalah makanan yang harus dihindari, karena kandungan lemaknya dapat memicu naiknya asam lambung. Sedangkan minuman yang harus dihindari salah satunya adalah minuman bersoda. Minuman berkarbonasi ini juga dapat meningkatkan asam lambung, sehingga nantinya akan timbul gejala maag.

6. Sabar

Kunci menjalankan puasa selain niat kita juga perlu sabar. Sabar dalam menjalani ibadah, sabar ketika emosi meluap, dan sabar ketika menahan lapar dan haus. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa puasa memiliki manfaat bagi kesehatan mental, karena ketika seseorang mampu mengendalikan emosinya dan senantiasa berpikir positif maka gal itu dapat mengurangi risiko stress dan meningkatkan suasana hati.

Itulah beberapa tips menjalani puasa bagi penderita GERD agar tidak ada lagi kekhawatiran saat menjalaninya. Perlu kita yakini bahwa setiap ibadah yang disyariatkan Allah SWT tidak ada kerugian di dalamnya, melainkan manfaat dan hikmah yang banyak.

Oleh: Hilmaa Shofaa Mubtadyah

Mahasiswa Kedokteran Universitas Islam Indonesia

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image