Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image resta Nur handayani

Permintaan dan Penawaran

Eduaksi | 2021-12-27 10:25:33

Teori penawaran dan permintaan (supplyprovision and demandneed) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku serta interaksi para pembeli dan penjual. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas. Model ini mengakomodasi kemungkian adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan, yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.

Dalam teori permintaan dan penawaran, menggambarkan suatu hubungan antara calon pembeli dan penjual dari suatu barang atau jasa yang diperjualbelikan. Dapat disimpulkan bahwa semakin tingginya permintaan atas suatu barang akan menimbulkan kelangkaan sehingga membuat harga barang tersebut menjadi lebih mahal.

Pernahkah Anda mengamati kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang hari raya lebaran? Atau kenaikan harga gas elpiji 3 kg saat terjadi kelangkaan? Mengapa harga-harga barang tersebut cenderung mengalami kenaikan? Dalam ilmu ekonomi, kenaikan harga dan kelangkaan barang seperti di atas disebabkan oleh permintaan dan penawaran yang tidak seimbang.

Peningkatan selera pada satu jenis barang/jasa akan meningkatkan permintaan terhadap barang/jasa tersebut dibandingkan dengan jenis barang/jasa lain. Misalnya permintaan terhadap tiket konser artis Korea meningkat akhir-akhir ini karena meningkatnya kegemaran remaja Indonesia terhadap artis-artis tersebut.

Penjual tidak dapat membebankan biaya lebih dari yang akan ditanggung pasar berdasarkan permintaan konsumen pada saat itu. Namun seiring waktu, pemasok dapat menambah atau mengurangi jumlah yang mereka suplai ke pasar berdasarkan harga yang mereka perkirakan dapat dibebankan. Jadi seiring waktu kurva penawaran miring ke atas; semakin banyak pemasok berharap untuk dapat mengenakan biaya, semakin mereka akan mau memproduksi dan membawa ke pasar.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image