Festival Garangao, Budaya Unik di Qatar Saat Bulan Ramadhan
Edukasi | 2023-04-06 22:30:27
Setiap negara pasti memiliki tradisi dan keunikannya masing-masing saat menyambut bulan ramadhan, Indonesia dengan ngabuburitnya, Nafar di Maroko, Mhebibes di Irak, dll. Begitu pula dengan Qatar, budaya unik yang terkenal di Qatar saat bulan Ramadhan adalah Festival Garangao.
Festival Garangao merupakan festival yang dirayakan saat bulan Ramadhan pada malam ke 14, 15 dan 16 setelah berbuka puasa. Festival ini memiliki sejarah yang unik serta acara yang menarik bagi wisatawan lokal maupun turis dari luar negeri, ditambah lagi festival ini hanya diadakan setahun sekali saat bulan Ramadhan. Festival Garangao diadakan pada dua minggu setelah hari pertama puasa adalah untuk menandai bahwa puasa telah dijalankan selama setengah bulan. Festival Garangao merupakan harinya anak-anak yang berusia sampai 12 tahun, sebagai bentuk penghargaan terhadap anak-anak yang sudah berpuasa atau belajar menjalani puasa selama setengah bulan.
Anak-anak akan mengenakan pakaian tradisional Qatar selama acara Festival Garangao, anak-anak perempuan mengenakan jalabiya, berwarna-warni bersulam dan perhiasan emas. Anak-anak juga akan menyiapkan tas untuk wadah mengumpulkan berbagai macam hadiah di sepanjang jalan selama festival. Ketika Festival Garangao ini akan diadakan, orang-orang akan menyiapkan berbagai macam permen, kacang-kacangan, dan paket bingkisan di depan rumah mereka untuk diberikan ke anak-anak. Festival Garangao ini sangat meriah karena anak-anak akan menyanyikan lagu Festival Garangao bersama-sama di sepanjang jalan dan perayaan di seluruh penjuru Qatar. Sedangkan para orang tua merayakannya dengan cara berkumpul di rumah untuk bersilaturahmi dan menikmati kebersamaan dengan keluarga dan teman.
Festival ini menarik bagi wisatawan dan turis karena mereka ingin merasakan kemeriahan Festival Garangao dan melihat pakaian-pakaian tradisional Qatar yang indah dan menarik ketika dipakai anak-anak. Selain itu di Festival Garangao ada face painting, menghias kuku atau tangan dengan pacar (henna), dan pembacaan dongeng anak. Jalanan di Qatar juga dihiasi lampu berwarna-warni saat warganya merayakan Garangao. Dan ternyata Festival Garangao ini bukan hanya ada di Qatar saja, melainkan juga ada di negara-negara lain di Timur Tengah. Di Arab, festival ini diberi nama Qariqaan, di Uni Emirat Arab diberi nama Hag Al Leylah, di Irak diberi nama Karkiaan, dan di Oman, diberi nama Qarnakosh.
Dari penjelasan ini saja sudah tergambar ya bagaimana meriah dan serunya Festival Garangao yang ada di Qatar. Semoga festival ini akan terus ada dan dilestarikan agar masyarakat, wisatawan, dan turis bisa melihat secara langsung kebudayaan di Qatar yang sangat menarik ini.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
