Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Urip Hidayat

Mawar Merah Ku

Sastra | Thursday, 01 Dec 2022, 03:58 WIB

Ku kan menjadi bulan 'tuk menyinari malam mu yang kelam

Ku kan menjadi bintang 'tuk menghiasi suramnya wajah mu

Ku kan menjadi mentari 'tuk menghangatkan dinginnya perasaan mu

Ku kan menjadi burung 'tuk menghibur hati mu yang pilu

Wahai mawar ku,

Janganlah kau tutupi kecantikan mu dengan bermuram durja

Jangan pula kau sembunyikan kecerian mu dalam tangisan pilu

Mawar merah indah ketika merekah merona

Merah mu melambangkan keceriaan

Harum semerbak mu melambangkan kemuliaan

Duri mu melambangkan ketegaran

Dan tangkai mu melambangkan keyakinan

Tetaplah menjadi mawar merah yang menawan

Yang keindahannya memesona para pemujanya

Yang keharumannya membius para pecintanya

Yang bunganya menghipnotis para pemetiknya

Jakarta, 1 Desember 2022 03:35 am

Prince of Betawi

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image