KARAKTERISTIK MEDIA BERBASIS KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN IPA SD

Image
Risma Yulianty_official
Eduaksi | Sunday, 24 Oct 2021, 14:27 WIB

Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu meliputi alat bantu guru dalam proses pembelajaran, serta sarana pembawa pesan dari simber belajar ke penerima pesan pelajaran ( siswa ) . Sebagai penyajian dan penyaluran pesan, media pembelajaran dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru dalam menyajikan informasi belajar kepada siswa. Salah satu contoh dari media belajar ini media berbasis computer.

Sumber : Kompas tekno

Komputer merupakan jenis media yang secara virtual dapat menyediakan respon yang segera terhadap hasil belajar yang dilaksanakan oleh para siswa. Selain itu, leptop pun dapat menyimpan banyak datapelajaran. Sehingga dengan mudah guru dan siswa menyimpan semua file pembelajaran. Saat ini teknologi computer tidak hanya di gunakakan untuk mengolah data saja seperti halnya word. Tetapi saat ini computer sudah bisa digunakan Sebagai sarana untuk pembelajaran online, apalagi pada era pandemic saat ini. Jaringan yang dapat diakses tidak hanya sedikit orang, tetapi bisa mencapai ratusan orang untuk ikut bergabung dalam suatu jaringan. Komputer juga menjadi salah satu cara agar guru tidak harus repot dalam memberikan gambar atau video pembelajaran yang akan diberikan kepada siswa SD.

Media pembelajaran komputer adalah pembelajaran yang dilakukan menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam sebuah proses pembelajaran. Melalui pembelajaran ini bahan ajar disajikan melalui media berbasis komputer yang diolah melalui infokus atau LCD sehingga kegiatan proses belajar mengajar menjadi lebih menarik bagi siswa. Dan dengan danya media berbasis komputer ini siswa akan lebih mengenal teknologi dan teknologi indonesia semakin maju.

Pengembangan media berbasis komputer juga sejalan dengan kebutuhan dan tuntutan pendidikan abad 21 yang mengarahkan pada pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi dan komunikasi. Turiman, et al (2012) menyatakan bahwa pada abad 21, siswa memerlukan keterampilan literasi digital dan literasi sains yang bisa dikembangkan salah satunya melalui penggunaan media berbasis komputer. Selain itu, pengembangan media berbasis komputer juga didasari oleh teori kognitif multimedia yang menyatakan bahwa media berbasis komputer dapat menjadikan pembelajaran lebih bermakna (Mayer dan Moreno, 2003). Pembelajaran yang bermakna dapat membantu siswa dalam mendapatkan pengetahuan yang dapat disimpan dalam memori jangka panjang dan dapat diterapkan pada kondisi nyata, baru dan berbeda. Pembelajaran bermakna yang demikian mencerminkan kemampuan literasi sains siswa (Latip, A dan Permanasari, A., 2015).

1. Adapun karakteristik media komputer, yang artinya media komputer memiliki karakter dalam proses pembelajaran IPA SD. Adapun karakteristiknya yaitu Sebagai berikut. (Yusrizal, Y., Safiah, I., & Nurhaidah, N. (2017). Kompetensi Guru Dalam Memanfaatkan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Di SD Negeri 16 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2).)

1. Latip, A dan Permanasari, A/ 2015. bentuk medianya Multimedia Berbasis Literasi Sains

Karaktristik :

· Multimedia pembelajaran dikembangkan berdasarkan domain literasi sains: pengetahuan sains, kompetensi sains, dan sikap terhadap sains yang dibingkai dalam konteks tertentu.

· Multimedia terdiri dari bagian interaktif berupa virtual lab untuk memfasilitasi pengetahuan prosedural dan kompetensi sains

. · Materi yang disajikan dikemas dalam tema teknologi yang terdiri dari teknologi ramah lingkungan, bioteknologi, dan teknologi listrik

2. I. Ismail, Anna Permanasari, Wawan Setiawan/ 2016, bentuk medianya Virtual Lab Berbasis STEM

Karakteristik :

· Pada virtual lab berisi aktvitiass praktikum secara virtual pada 3 topik praktikum yaitu praktikum tingkat kekeruhan air, praktikum pH air, dan kandungan bakteri patogen pada air.

· Terdapat penjelasan secara mikroskopis pada setiap topik praktikum.

3. Citra Devi Imaningtyas, Puguh Karyanto, Nurmiyati, Lilik Asriani/ 2016, medianya E-Module Berbasis Problem Based Learning

Karakteristik :

· E-module berbasis PBL memiliki karakteristik berisi sintak PBL yang terdiri dari petunjuk pemecahan masalah, pengamatan video permasalahan, merumuskan masalah, memunculkan hipotesis masalah dengan dibantu informasi fisiologi dan ekologi hasil riset, menyajikan data, presentasi hasil analisis data, penyajian kesimpulan, rangkuman belajar, evaluasi proses, dan evaluasi hasil

4. Benazir Amalia Firdausy dan Beni Setiawan/ 2017, medianya E-Book Interaktif berbasis saling temas

Karakteristik :

· E-book interaktif berbasis saling temas memberikan penjelasan secara visual berupa animasi dan video, penjelasan auditif melalui audio, dan kinestetik melalui percobaan mengenai materi yang dipelajari

5 Sulis Winasti, Usep Soetisna, Anna Fitri Hindriana/ 2018 , medianya Multimedia Interaktif

Karakteristik:

· Memiliki lebih dari satu objek media yang konvergen yaitu berupa gambar, animasi dan video untuk menjelaskan materi yang disampaikan kepada siswa.

· Bersifat interaktif yaitu mampu mengakomodasi respon pengguna

· Bersifat mandiri yaitu memberikan kemudahan dan kelengkapan isi sehingga dapat menggunakannya tanpa bimbingan orang lain

6. Norma Juniati, A. Wahab Jufri dan Muhammad Yamin/ 2020 medianya Multimedia Pembelajaran

Karakteristik :

· Multimedia yang dikembangkan memuat teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi.

Secara umum karakteristik media-media yang dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains memiliki sifat interaktif yang diakomodasi dengan animasi. Sifat interaktif ini diharapkan mampu memfasilitasi pengetahuan sains, khususnya pengetahuan prosedural dan memfasilitasi kompetensi sains, khususnya kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah dan menginterpretasi data. Selain itu, karakteristik umum yang ditemukan pada setiap media yang sudah dikembangkan diantaranya adanya fenomena atau kontekstualitas materi yang disajikan dalam desain tampilan medianya. Tampilan dari desain tersebut merupakan bagian stimulus agar siswa tertarik mempelajari materi yang terdapat pada media. Selain itu, fenomena juga dijadikan sebagai bagian dari pengembangan domain konteks dalam literasi sains yang menjadi bingkai untuk domain literasi lainnya.

1. Dampak media berbasis komputer dalam pembelajaran IPA SD

Penggunaan media berbasis komputer dalam pembelajaran IPA sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan literasi sains siswa memberikan dampak yang beragam pada penelitian-penelitian yang dilakukan. Secara umum penggunaan media berbasis komputer ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi sains siswa. Penelitian Latip dan Permanasari (2015) menemukan bahwa efektivitas dari multimedia pembelajaran berbasis literasi sains terhadap literasi sains siswa berada pada kategori sedang dengan skor kemampuan literasi sains antara 60%-70%. Hasil penelitian lainnya pun menemukan bahwa multimedia pembelajaran meningkatkan literasi sains pada kategori sedang (Winasti, Soetisna, dan Hindriana, 2018; Rubini, Permanasari, dan Yuningsih, 2018). Hasil tersebut menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan perlu ditingkatkan lagi kualitasnya sehingga efektvitas penggunaan multimedia bisa lebih maksimal.

2. Adapun media komputer yang dapat di sajikan kepada siswa SD dalam pembelajaran IPA, diantaranya yaitu :

a. Power point

Power point adalah salah satu media belajar yang ada di komputer yang efektif, karena di dalamnya terdapat point-point penting dalam proses pembelajaran, dan pada saat ini banyak sekali baground yang sangat unik dan lucu sehingga siswa tidak akan bosan

b. Classroom

Saat ini di masa pendemi saat ini pembelajaran tatap muka di hentikan sehingga pembelajaran di kelas pun dihentikan. Dengan adanya classroom Sebagai media pembelajaran, guru dapat mengirim materi maupun tugas ke classroom itu, dan siswa bisa tetap belajan dengan baik

c. Zoom meeting

3. Zoom meeting adalah suatu aplikasi yang sangat efektif di masa pandemic ini, karena sekolah tatap muka di hentikan, maka dengan adanya zoom meeting ini siswa dapat tetap bertemu dengan guru walau virtual.

d. Youtube

Dengan adanya aplikasi youtube Sebagai sumber video, siswa dapat dengan mudah menonton video edukasi mengenai pembelajaran IPA. Dengan ini siswa akan mudah memahami pembelajaran yang di pelajarinya.

dengan adanya kekurangan dan kelebihan dari sebuah media komputer dapat kita simpulkan bahawa tidak selamanaya yang menggunakan komputer itu baik, dan tidak selamanya yang menggunakan media manual itu buruk, semua saling bekerjasama demi kemajuan bangsa. dan dengan adanya media komputer ini terlihat kemajuan bangsa kita.

sekian yang bisa saya selaku penulis sampaikan. semoga bermanfaat.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Lampard Siap Latih Everton dan Alasan Rooney Menolak Tawaran Everton

Image

10+ Gaya Arsitektur Rumah Terfavorit dan Sejarahnya

Image

Cara Dapat Sertifikat Vaksinasi Standar WHO untuk Perjalanan

Image

2 Cara Transfer Pulsa Telkomsel Secara Mudah Lewat Sms dan Aplikasi

Image

GB WhatsApp Pro (Resmi) Apakah Aman?

Image

Penerapan Media Video Sebagai Perantara Pembelajaran Mawaris Di Kalangan Keluarga Islam

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image