Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image M.Rizal

PKS Purwakarta Lakukan Transformasi dan Kolaborasi untuk Raih Kemenangan 2024

Politik | Saturday, 26 Mar 2022, 14:34 WIB
Ketua DPD PKS Kabupaten Purwakarta, Moh Arief Kurniawan.

Untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang, DPD PKS Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, siap melaksanakan transformasi dan kolaborasi dengan semua pihak.

Ketua DPD PKS Kabupaten Purwakarta, Moh Arief Kurniawan mengatakan transformasi dan kolaborasi merupakan salah satu program turunan hasil Rakernas dan Rakerwil yang digelar beberapa waktu lalu yang harus diterapkan di daerah untuk mewujudkan kemenangan PKS Purwakarta di 2024 mendatang.

"Kita sadar bahwa kemenangan PKS di tahun yang akan datang tidak bisa diraih tanpa adanya kolaborasi dengan pihak-pihak yang lain," kata pria yang akrab disapa H. Akur disela-sela kegiatan Rakerda PKS Purwakarta di Hotel Grand Situ Buleud, Purwakarta, Sabtu, 26 Maret 2022.

Kolaborasi salah satunya dengan awak media yakni dalam memberikan kecerdasan-kecerdasan kepada masyarakat serta mendistribusikan kegiatan PKS kepada masyarakat

Kemudian kolaborasi juga akan dilakukan terkait kinerja-kinerja di pemerintahan.

"Kita dilahirkan pada iklim demokrasi dimana tidak boleh sendirian.

Ketika berkompetisi maka kita harus berkolaborasi tidak bisa bekerja sendirian," ujar H. Akur.

Selain itu, kata H. Akur, PKS Purwakarta juga ingin berkolaborasi dengan partai-partai yang memiliki satu visi tentunya untuk membangun Purwakarta

Visinya tentu dalam rangka mensejahterakan masyarakat Purwakarta yaitu dengan cara jujur dan bekerja keras.

Bagi partai politik manapun yang bisa bekerja jujur dan bekerja keras, pihaknya pun siap utk berkolaborasi.

Kolaborasi tidak hanya dalam hal membangun Purwakarta berkaitan dengan anggaran politik, tetapi juga dalam kaitan persiapan Pilkada 2024.

"Hari ini PKS memiliki 5 kursi di DPRD Kabupaten Purwakarta dari sebelum-sebelumnya nol kursi. Bukan tidak mungkin dari 5 kursi kita lipat gandakan jadi 10 atau 11 kursi. Sebab, dari awalnya nol kursi aja bisa 5, masa iya dari 5 kursi nggak bisa 10 kursi, logikanya begitu," ucap H. Akur.

Namun demikian, tambah H. Akur, tentu ini memerlukan kerja-kerja keras, kerja cerdas dan kolaborasi dengan teman-teman semua pihak.

Jika mendapatkan 20 persen kursi di DPRD Kabupaten Purwakarta, PKS akan siap maju sebagai kepala daerah.

"Entah itu nanti berkolaborasi dengan siapapun yang jelas kita sudah siapkan dulu kursi yang cukup untuk maju jadi kepala daerah di Purwakarta," tambahnya.

Oleh karena itu, Rakerda PKS Purwakarta kali ini untuk membangun soliditas kader, agar nanti bisa menterjemahkan seperti apa kolaborasi, seperti apa bersinergi, seperti apa mentransformasi program-program dari pusat, wilayah yang bisa diturunkan ke daerah

PKS Purwakarta bukanlah partai besar masih partai kecil di Purwakarta, maka dari itu pihaknya sadar diri.

"Artinya apa, program kerja kita adalah optimalisasi sumber daya, kendati dengan SDM dan keuangan terbatas, optimalisasi itu penting dalam rangka memenangkan pemilihan kepala daerah maupun pemilihan legislatif di 2024," jelasnya.

H. Akur menambahkan, dalam Rakerda PKS Purwakarta ini, pihaknya juga memberikan kriteria calon pemimpin Purwakarta.

Untuk calon kepala daerah, kata H. Akur, PKS akan mengusung kader. Namun pihaknya juga membuka peluang bagi non kader yang memiliki integritas.

"Nama bakal calon sudah ada tapi belum kita launching karena akan kita lakukan survei dahulu. Calon harus dari kader tapi kita membuka peluang kepada non kader kalau memang memiliki integritas, karena kan ada P1 dan P2 (Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta)," pungkas H. Akur.*

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image