Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rika Nadia S.Psi

Video Kasir Indomaret Viral Mendapatkan Kekerasan Dari Atasan, Ini Informasi Detailnya

Teknologi | 2022-03-24 10:39:56

Sebuah video yang menunjukkan kasir Indomaret sejenis kelamin wanita memperoleh kekerasan dari manajernya, trending di sosial media.

Video itu diupload oleh account TikTok ini, Senin (21/3/2022).

"Kekerasan pada kasir Indomaret cabang Pekanbaru yang sudah dilakukan oleh manajer #savekasir #tegakkankeadilan #kasirindomaret," begitu cerita yang tercatat dalam video.

Dalam video memiliki durasi 2 menit 37 detik itu terlihat seorang lelaki memiliki tubuh gempal seringkali memukul wanita yang bekerja sebagai kasir Indomaret.

Tidak dikenali dengan cara tepat apa yang mengakibatkan lelaki yang disebut sebagai manager itu lakukan tindakan kekerasan.

Kebalikannya, meskipun seringkali mendapatkan kekerasan dari manajernya, wanita yang kenakan seragam biru Indomaret itu benar-benar tidak lakukan perlawanan.

Simak juga: Trending, Video Petugas SPBU Disebutkan Meminta Uang Parkir Rp 15.000, Ini Kata Erick Thohir

@si_sintaaa Tegakkan keadilan dan lacak habis????#kasirindomarethits #kasirindomaret #indomaret #indomarettiktok #pku #pekanbaru_riau #riau ? suara asli - Rosinta Dewi

Lalu, bagaimana keterangan faksi Indomaret berkaitan peristiwa ini?

Karena jalinan individu

Public Relations PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Anna Nenny Kristyawati benarkan ada tindakan kekerasan pada kasir Indomaret cabang Pekanbaru itu.

"Menyikapi kabar berita yang terjadi di sosial media berkenaan ada video kekerasan di toko Indomaret cabang Pekanbaru, Management Indomaret sampaikan jika hal itu betul ada," katanya dalam info sah, Rabu (23/3/2022).

Tindakan kekerasan itu, paparnya terjadi di toko Indomaret Sukarno Hatta 29, Cabang Pekanbaru pada Minggu (20/2/2022).

Ia mengutarakan, peristiwa itu muncul karena ada jalinan individu aktor, Jr Manajer Pemasaran Franchise, pada korban yang disebut kasir di toko Indomaret Sukarno Hatta 29.

"Aktor dan korban berdasar pernyataannya merajut jalinan semenjak tahun 2021," paparnya.

Konflik individu, tidak ada hubungannya dengan tugas

Nenny pastikan, video kekerasan yang terjadi tidak ada hubungannya dengan tugas, tetapi murni sebagai konflik individu di antara aktor dengan korban.

Akan tetapi, Management Indomaret masih tetap melawan dengan tegas semua wujud kekerasan yang terjadi, khususnya di lingkungan kerja.

"Perlakuan yang sudah dilakukan oleh aktor sebagai pelanggaran ketentuan perusahaan yang disebut pelanggaran tingkat 6 dengan ancaman Pemutusan Jalinan Kerja untuk yang menyalahi," kata Nenny.

Berdasar ketentuan perusahaan, dalam masalah ini Indomaret, pegawai dilarang keras:

"Memberikan ancaman, serang, memukul, berkelahi, lakukan gertakan atau bertindak penghinaan secara verbal atau nonverbal (bullying) pada perusahaan, atasan, petinggi/petugas perusahaan, sama-sama pegawai atau seseorang pada tempat kerja/lingkungan perusahaan baik langsung atau lewat media electronic dan sosial media/media online."

Tempuh jalan damai

Nenny meneruskan, walau muncul karena ada persoalan individu, Management Indomaret masih tetap menyesalkan berlangsungnya tindak kekerasan di lingkungan toko Indomaret.

Disamping itu, management Indomaret sudah ambil sikap tegas atas tindakan yang sudah dilakukan oleh aktor.

"Jika management selalu usaha membuat perlindungan pegawai dari semua wujud perlakuan kekerasan. Tindak lanjuti kekerasan yang sudah dilaksanakan, management sudah panggil kedua pihak untuk memperoleh info berkaitan video kekerasan yang sudah menyebar lewat sosial media," sebut Nenny.

Kedua pihak, sambungnya, mengaku kebenaran video itu dan sudah setuju tempuh jalan damai untuk menuntaskan persoalan individu mereka.

Basis aduan pegawai

Selanjutnya, Management Indomaret sampaikan jika perusahaan sediakan basis sah untuk dengarkan keluh kesah atau pengaduan pegawai.

Hal tersebut terhitung bila pegawai memperoleh perlakuan tidak membahagiakan atau kekerasan.

"Ini sebagai wujud kepedulian perusahaan untuk selalu jaga kenyamanan bekerja pegawai di Indomaret agar layani keperluan warga dengan optimal," pungkas Nenny.

Baca Selengkapnya>>

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image