Istikamah Beribadah, Sehat dalam Bekerja
Kisah | 2026-08-28 13:52:33
Dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., menyampaikan tausiah pada pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mengusung tema "Meneladani Nabi: Menjaga Keistikamahan dalam Ibadah, Merawat Kesehatan dalam Bekerja", Dr. Agus mengaitkan nilai-nilai kenabian dengan pola hidup sehat serta profesionalisme di tempat kerja.
Dr. Agus menekankan bahwa cinta kepada Rasulullah SAW tidak sebatas pada bacaan selawat atau mempelajari sirah semata, melainkan tercermin nyata dalam meneladani sunah beliau sebagai cara hidup serta menjaga kemuliaan ajaran Islam dalam keseharian.
Terkait kesehatan fisik, Dr. Agus menguraikan riwayat bahwa sepanjang hidupnya, Rasulullah SAW hanya mengalami sakit sebanyak tiga kali. Beliau membagikan kiat menjaga kesehatan ala Rasulullah yang relevan diterapkan para pekerja, seperti membiasakan aktif bergerak dengan jalan yang sigap dan menghindari duduk terlalu lama tanpa jeda peregangan. Selain itu, pekerja dianjurkan menjaga pola makan seimbang melalui jeda puasa untuk membakar lemak berlebih, serta menjaga kualitas tidur 6 hingga 8 jam dengan membiasakan tidur selepas Isya dan meluangkan waktu istirahat siang.
Selain kesehatan fisik, Dr. Agus turut menyoroti implementasi empat sifat wajib rasul dalam ranah profesionalisme kerja. Nilai siddiq diwujudkan melalui kejujuran dengan meniadakan plagiarisme dan manipulasi data penelitian, nilai amanah dengan menuntaskan tanggung jawab dinas, nilai tabligh melalui komunikasi yang baik sebagai kunci kepemimpinan, serta nilai fathonah dengan bekerja secara cerdas dan profesional.
Materi dipungkasi dengan penegasan hadis prinsip itqan atau bekerja secara sungguh-sungguh. Menurut Dr. Agus, derajat tertinggi seorang insan dalam bekerja adalah ketika ia meniatkan aktivitasnya sebagai sarana ibadah demi menggapai rida Allah SWT, sehingga senantiasa memberikan kinerja terbaik secara konsisten. (Septia)
uad.ac.id
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
