Tewas Ditembak Wakil Presiden, Siapakah Sosok Non-Presiden di Lembaran Dolar AS Ini?
Bisnis | 2026-08-14 19:41:51
Coba perhatikan lekat-lekat lembaran uang 10 Dolar Amerika Serikat. Jika Anda menyukai numismatik (koleksi uang kuno) dan memiliki edisi cetakan lama yang sering disebut kolektor sebagai seri "kepala kecil" (small head) Anda akan melihat potret seorang pria dengan tatapan tajam dan guratan wajah yang tegas.
Sebagai sebuah negara adidaya, Amerika Serikat punya kebiasaan memajang wajah mantan presiden terbaiknya di mata uang mereka. Ada George Washington di pecahan 1 Dolar, hingga Abraham Lincoln di pecahan 5 Dolar. Namun, pria di pecahan 10 Dolar ini adalah sebuah anomali sejarah.
Bukan hanya karena ia bukanlah seorang presiden, tetapi karena ia tewas dengan cara yang sangat ironis: ditembak mati dalam sebuah duel oleh seorang Wakil Presiden Amerika Serikat yang sedang aktif menjabat!
Sosok di balik lembaran uang tersebut tak lain adalah Alexander Hamilton.
Arsitek Keuangan yang Mengubah Sejarah Meski tidak pernah duduk di kursi kepresidenan, Alexander Hamilton adalah salah satu Founding Fathers atau Bapak Pendiri Amerika Serikat. Kontribusi terbesarnya yang membuat wajahnya mendapat penghormatan abadi dalam lembaran uang adalah perannya sebagai Menteri Keuangan Pertama Amerika Serikat (First Secretary of the Treasury).
Setelah kemerdekaan, AS dilanda krisis keuangan dan utang perang yang menggunung. Di masa krisis inilah, Hamilton memutar otak dan mengambil peran vital. bekerja. Ia membangun fondasi sistem ekonomi dari nol, mendirikan bank nasional pertama, menciptakan sistem perpajakan, hingga mendirikan pabrik uang logam (US Mint). Tanpa fondasi dari Hamilton, AS mungkin tidak akan pernah menjadi raksasa ekonomi dunia seperti saat ini.
Tragedi Berdarah Sang Pemikir Sayangnya, kecerdasan Hamilton di bidang ekonomi berbanding terbalik dengan akhir hidupnya. Ia dikenal sebagai sosok yang vokal dan kerap memiliki musuh politik. Puncaknya terjadi pada tahun 1804. Perseteruan politiknya dengan Aaron Burr Wakil Presiden AS saat itu berujung pada tantangan duel pistol.
Dalam duel maut yang bersejarah tersebut, peluru Aaron Burr menembus tubuh Hamilton. Sang arsitek keuangan tewas keesokan harinya, meninggalkan luka mendalam bagi bangsa yang baru saja ia bangun perekonomiannya.
Pesan dari Lembaran Uang Sebagai penikmat sejarah dan uang kuno, mengamati uang 10 Dolar edisi "kepala kecil" ini bukan lagi soal menghitung nilai tukarnya, melainkan merawat ingatan. Sejarah sering kali menyimpan ironi. Lembaran ini menjadi bukti bahwa pahlawan besar sebuah bangsa tak melulu mereka yang berada di kursi presiden. Terkadang, mereka adalah pemikir di balik layar yang nasibnya berakhir tragis.
Jadi, jika kebetulan Anda menyimpan lembaran 10 Dolar AS di dompet atau album koleksi, tataplah wajahnya sekali lagi. Di baliknya, ada rekam jejak panjang tentang kejayaan, kecerdasan, sekaligus tragedi dari seorang Alexander Hamilton.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
