Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Arrofi Reza Satria

Kolaborasi Industri dan Pendidikan Vokasi dalam LKSN Dikmen 2026

Lomba | 2026-08-07 14:42:25

Cabang lomba Wall and Floor Tiling berlangsung di SMKN 4 Jakarta Utara pada 27-30 Juli 2026. Selama empat hari, para peserta diuji melalui serangkaian pekerjaan yang menuntut ketelitian, kerapian pemotongan, pemahaman pola, dan presisi pemasangan. Material ubin granit dan keramik untuk kegiatan tersebut disediakan oleh Sun Power Ceramics agar peserta dapat mengerjakan tantangan dengan material yang relevan dengan praktik di dunia kerja.

Selain menyediakan material, Sun Power Ceramics turut terlibat dalam tim juri untuk membantu menilai hasil kerja peserta berdasarkan aspek teknis. Pada Penutupan dan Penganugerahan LKS Nasional, 31 Juli 2026, perusahaan juga memberikan apresiasi berupa uang tunai kepada para juara cabang Wall and Floor Tiling. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi tambahan semangat bagi para siswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri mereka.

Vidya Damayanti beserta para juri saat berdiskusi

Vidya Damayanti, Product Development and Marketing Manager PT Sun Power Ceramics yang juga menjadi bagian dari tim juri, menjelaskan bahwa keterlibatan industri dalam kompetisi vokasi dapat membantu siswa memahami tuntutan pekerjaan secara lebih nyata.

"Melalui LKSN, siswa memperoleh kesempatan untuk menguji keterampilan dengan standar yang mendekati dunia kerja. Kami berharap pengalaman ini membuat mereka semakin teliti, percaya diri, dan terdorong untuk terus mengembangkan keahlian setelah lulus," ujar Vidya Damayanti.

Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan pelaku industri juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kompetisi. Diding Wahyudin, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Barat, menilai keterlibatan berbagai pihak dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus memberi gambaran yang lebih dekat mengenai kebutuhan dunia kerja.

Diding Wahyudin berdiskusi mengenai pelaksanaan LKSN 2026 ini

"Sinergi dalam LKSN Dikmen 2026 membantu siswa mendapatkan pengalaman yang lebih kontekstual. Dukungan material, penilaian yang objektif, dan apresiasi bagi para juara menjadi dorongan yang berarti bagi perkembangan pendidikan vokasi," ungkap Diding Wahyudin.

Bagi pendidikan vokasi, kompetisi seperti LKSN bukan sekadar ajang mencari pemenang. Proses persiapan dan pelaksanaan lomba memberi kesempatan kepada siswa untuk membangun disiplin kerja, membaca gambar, mengelola waktu, serta menyelesaikan pekerjaan sesuai ukuran dan standar yang ditentukan. Pengalaman tersebut mendukung upaya memperkuat kesepadanan antara pembelajaran di SMK dan kebutuhan industri.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image