Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhammad Yazid

Pengaruh Pola Asuh Otoriter terhadap Proses Pembentukan Kedewasaan Anak

Gaya Hidup | 2026-07-28 15:55:25

Pola asuh merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pembentukan karakter dan proses pendewasaan anak. Orang tua yang menerapkan pengawasan secara berlebihan sering kali bertujuan memberikan perlindungan dan membentuk kedisiplinan. Namun, apabila kontrol tersebut tidak diimbangi dengan komunikasi yang terbuka serta pemberian ruang bagi anak untuk belajar mengambil keputusan, proses pendewasaan dapat mengalami hambatan.

Dalam kondisi tertentu, sebagian remaja yang tumbuh di bawah pola asuh yang terlalu ketat cenderung mencari bentuk kebebasan di luar lingkungan keluarga. Keinginan untuk memperoleh pengakuan sosial dapat mendorong mereka melakukan perilaku yang dianggap sebagai simbol kedewasaan oleh kelompok sebayanya, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, atau berkendara secara ugal-ugalan. Padahal, perilaku tersebut lebih mencerminkan pencarian identitas daripada kedewasaan yang sesungguhnya.

Fenomena tersebut sering kali diperparah oleh lingkungan sosial yang membangun penilaian berdasarkan narasi, bukan fakta. Tidak sedikit individu yang melebih-lebihkan suatu peristiwa sehingga fakta kehilangan proporsinya. Ketika opini, asumsi, dan dramatisasi disajikan seolah-olah sebagai kebenaran, yang terbentuk bukan lagi realitas, melainkan persepsi yang menyesatkan. Dalam konteks ini, integritas tidak diukur dari kemampuan seseorang membentuk opini, tetapi dari keberanian menyampaikan fakta secara objektif dan proporsional.

Meskipun demikian, tidak semua anak yang dibesarkan dengan pola asuh ketat akan menunjukkan perilaku tersebut. Lingkungan pergaulan, karakter individu, kualitas komunikasi dalam keluarga, serta pendidikan moral tetap memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kepribadian seseorang.

Pada akhirnya, kedewasaan tidak diukur dari keberanian melanggar aturan atau melakukan tindakan yang dianggap “gaul”, melainkan dari kemampuan mengendalikan diri, berpikir rasional, menghargai kebenaran, dan bertanggung jawab atas setiap pilihan beserta konsekuensinya. Pola asuh yang seimbang, disertai komunikasi yang sehat dan kepercayaan, merupakan fondasi penting dalam membentuk pribadi yang matang secara emosional, sosial, dan intelektual.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image