Nasrulloh Harumkan Nama UAD di Piala KASAU Championship 2026
Lomba | 2026-07-13 10:42:14
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang nonakademik melalui torehan prestasi mahasiswanya di arena bela diri. Prestasi membanggakan ini dipersembahkan oleh Nasrulloh Maulana Abdillah, mahasiswa program studi Ilmu Hadis, Fakultas Agama Islam (FAI) angkatan 2025. Nasrulloh sukses menyabet Juara 2 kategori Kelas C Dewasa Putra dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAU Championship yang diselenggarakan di Jakarta International Velodrome pada tanggal 20 hingga 21 Juni 2026 lalu.
Kompetisi ini menjadi momentum yang sangat spesial karena merupakan kejuaraan pencak silat pertama yang digelar oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU). Meski harus puas menempati posisi kedua, Nasrulloh mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini dan menjadikannya sebagai motivasi besar untuk terus berusaha lebih keras agar bisa meraih podium utama pada perlombaan selanjutnya.
Keberhasilan Nasrulloh di gelanggang tentu tidak datang secara instan, melainkan buah dari persiapan matang yang dilakukan sejak jauh-jauh hari. Selama masa persiapan, ia selalu disiplin mengikuti porsi latihan dan patuh terhadap segala nasihat serta arahan dari pelatih agar dapat berlaga dengan performa maksimal.
“Untuk persiapan tentunya latihan dari jauh-jauh hari dan tetap mengikuti nasihat dari pelatih agar ketika lomba dapat berlaga dengan maksimal,” jelasnya. Di samping persiapan fisik, tantangan terbesar yang dirasakannya justru datang dari faktor psikologis. Bagi Nasrulloh, lawan terberat yang harus ditaklukkan adalah mentalnya sendiri. Ia mengakui, “Tantangan terbesar saya ialah mental saya sendiri, bagaimana harus melawan nervous, takut, dan grogi.”
Sebagai mahasiswa aktif, Nasrulloh juga dituntut untuk cerdas dalam membagi waktu antara kewajiban akademik dan hobi bela dirinya. Keputusannya bergabung dengan Organisasi Otonom (Ortom) Tapak Suci UAD sangat membantu proses ini karena jadwal latihan yang sudah terstruktur dengan jelas.
“Untuk mengatur waktu kita dapat menentukan kapan harus latihan dan kapan harus kuliah, berhubung saya mengikuti dan bergabung ortom Tapak Suci UAD jadi untuk latihan sudah ada jadwalnya, tinggal saya harus tahu waktu latihan untuk latihan dan waktu tidak latihan saya harus mengerjakan tugas atau kuliah,” tuturnya mengenai manajemen waktu.
Prestasi yang diraihnya ini diakui Nasrulloh sebagai hasil dari dukungan besar berbagai pihak yang terus mengalir untuknya. Peran utama datang dari orang tua yang selalu memberikan restu dan dukungan moral agar ia tetap konsisten di jalur prestasi. Selain itu, bimbingan dari dewan pelatih yang tidak pernah lelah memberikan pengingat serta evaluasi, bersama dengan semangat solidaritas dari teman-teman sejawat, menjadi dorongan kuat bagi Nasrulloh untuk memberikan yang terbaik. Setelah mengevaluasi hasil dari kompetisi ini, Nasrulloh kini mantap membidik target Juara 1 untuk kejuaraan berikutnya.
Nasrulloh membagikan pesan motivasi yang mendalam bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya. Ia mengingatkan agar jangan pernah merendahkan diri sendiri atau merasa iri terhadap pencapaian yang diraih oleh orang lain, karena setiap individu sejatinya memiliki potensi uniknya masing-masing. Menurutnya, kunci utama kesuksesan adalah tetap konsisten dengan apa yang sedang diusahakan dan fokus pada proses diri sendiri tanpa perlu menghiraukan omongan negatif dari orang lain. (Anove)
uad.ac.id
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
