Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Aprianus Gregorian Bahtera

Puisi: Mengeja Cinta di Halaman Baru

Sastra | 2026-06-14 12:54:04

Aku menulis dengan tinta laut selatan,

dengarkan hujan yang jatuh seperti akuntansi

Kekasihku sibuk dengan setan,

menganalisis dampaknya terhadap kualitas hidup,

dan bertanya dengan nada sinis,

“Di manaku?”

Kuburanmu tertinggal di depan

halaman baru yang kusebut rumah,

di mana aku menata bahasa

untuk mengeja CINTA. Sebuah bunga,

Getaran mistis?

Mungkin, halaman ini lebih mirip antena

yang menyebarkan CINTA yang berbasis ke tanah.

Aku menunggu makhluk gaib

untuk menerjemahkan puisi ini.

Rumah kita penuh dengan keajaiban

yang berkeliling sembarangan,

saat ada seseorang di luar sana

yang bisa membaca bahasa CINTA.

Aprianus Gregorian Bahtera

Mahasiswa fakultas filsafat universitas Widya Mandira kupang

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image