Kau Menyerah, Cintaku tak Bisa Dipaksa
Sastra | 2026-06-15 10:03:51Kau paksa aku terima
Cinta mu yang tak henti
tuk memilkiku
Kata halus, kata lembut
Kau tutur tuk aku percaya
Aku tetap diam saja
Aku tetap kokoh saja
Sayang mu memang besar sekali
Ingin memiliki aku utuh
Ingin menjaga aku
Tanpa ragu kau tuturkan
Tapi hati saya belum siap
Belum terbuka untuk mu
Belum siap
Terikat dengan siapa pun lagi
Kau rayu dengan lembut
Tanpa ancam tanpa luka
Semua terdengar menyakinkan
Namun hatiku tetap kokoh
Aku belum siap sekarang
Belum siap membuka pintu
Belum siap menggenggam tangan
Biarkan aku sendiri dulu
Kau berusaha terus bertahan
Pada kama mu
Berusaha menyentuh hati
yang tertutup untuk mu
Aku tetap pilih jalan
Kesepian tanpa gandengan
berjalan tanpa ikatan apa pun
Kau lelah, akhirnya pasrah
mengerti aku bukan milikmu
Cinta mu tulus, tapi
takdir kita tak bertemu
Aku tetap teguh berdiri
Kau belajar melepaskan perlahan
aku belajar memilih yang terbaik
Kita bukan untuk bersama
Hanya saling menghormati saja
dalam fana dunia
Tanpa ikatan kama
Oleh Aprianus Gregorian Bahtera
Mahasiswa fakultas filsafat universitas Widya Mandira kupang
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
