Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Aprianus Gregorian Bahtera

Aku Sangat Sayang Kamu

Sastra | 2026-06-17 18:55:16

Telah lama kita berlangkah bersama. Tangan kita terus saling menggenggam erat. Hingga salah satu dari kita tak kehilangan arah. Daksa mu, daksa mu sudah bersatu erat dalam tautan kama. Sehingga arah jalan kita pun sama yakni pelabuhan asmara.

Pelabuhan itu, hanya kapal kita yang pantas bersandar di sana. Tak satu pun yang memberanikan diri untuk mengganggu kebahagiaan di sana. Di sana kita bersatu untuk mempertahankan tautan. Sehingga tangan mu tak lepas dari genggaman erat ku.

Ku katakan di situ, aku sangat sayang kamu. Tuturan yang tidak bisa disangsikan. Namun engkau harus sungguh percaya akan kama ku. Aku tak berdusta dalam menuturkan cinta ini. Sungguh tulus dari hati.

Aku sangat sayang kamu, ungkapan lahir kedalaman rasa untuk mu. Di sana aku tetap membuktikan tanpa banyak berkata-kata, tapi lebih banyak diperlihatkan dalam tindakan nyata. Demikian engkau mesti menjaga erat rasa daksa ini. Jangan biarkan ruang mu dihuni dua raga. Cukup raga ini saja. Raga ini sungguh sayang kamu.

Bila badai datang menerjang kapal kita, saat berlayar lebih jauh, janganlah cepat saling menyalahkan. mencari sebab , mencari akar badai itu, dan temukan jalan terbaik. Saling menyalahkan bukan jalan menyelesaikan persoalan, melainkan menambah persoalan baru.

Mari saling menjaga dan biarkan rasa sangat sayang ini tetap melekat di dalam ruang mu. Dan kapal kita tetap ditumpangi dua raga. Ketika pergi jauh mencari makna perjalanan hidup, tetaplah pulang bersama ke pelabuhan itu. Agar tempat itu tidak sepi, tapi terisi oleh dua raga yakni aku dan kamu.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image