Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Shinta Oktavia Aila Ramadhani

Edukasi Penggolongan Obat Bersama Ibu-Ibu PKK Graha Bundar Asri Gresik

Eduaksi | 2026-06-07 07:01:45

Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bersama ibu-ibu PKK di wilayah Graha Bundar Asri sebagai bagian dari tugas mata kuliah Farmakologi yang dibimbing oleh Dr. Susilo Harianto, S.Kep., Ns., M.Kep. Kegiatan ini mengusung tema “Penggolongan Obat Berdasarkan Jenis dan Fungsinya dalam Pelayanan Kesehatan” dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar dan aman.

Ibu-ibu PKK dipilih sebagai peserta kegiatan karena memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan keluarga, terutama dalam menentukan penggunaan obat di rumah. Dalam aktivitas sehari-hari, ibu biasanya menjadi orang pertama yang memberikan obat ketika anggota keluarga mengalami keluhan ringan seperti demam, batuk, flu, atau nyeri. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan jenis obat serta aturan penggunaannya sehingga edukasi mengenai penggolongan obat sangat diperlukan.

Pada kegiatan ini, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai beberapa golongan obat, mulai dari obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, obat narkotika, hingga obat psikotropika. Peserta juga diberikan informasi tentang simbol-simbol pada kemasan obat serta pentingnya memperhatikan aturan pakai sebelum mengonsumsi obat.

Kegiatan edukasi berlangsung dengan suasana santai dan komunikatif sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan nyaman. Penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan contoh beberapa jenis obat untuk membantu ibu-ibu PKK memahami perbedaan setiap golongan obat secara langsung.

Hal yang membuat kegiatan ini semakin menarik adalah adanya beberapa ibu-ibu PKK yang memiliki latar belakang di bidang farmasi. Kehadiran mereka membuat kegiatan tidak hanya berupa penyampaian materi dari mahasiswa, tetapi juga menjadi ajang bertukar wawasan dan pengalaman. Ibu-ibu yang berasal dari bidang farmasi turut memberikan penjelasan tambahan mengenai penggunaan obat yang tepat, cara penyimpanan obat yang baik, serta pengalaman mereka terkait penggunaan obat di masyarakat.

Diskusi yang berlangsung membuat suasana menjadi lebih aktif dan interaktif. Mahasiswa memperoleh tambahan pengetahuan dari sudut pandang tenaga farmasi, sementara peserta juga terlihat antusias dalam berbagi pengalaman mengenai penggunaan obat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini akhirnya menjadi sarana belajar bersama yang memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.

Sebagai pendukung kegiatan, mahasiswa juga membagikan leaflet edukasi yang berisi ringkasan materi tentang penggolongan obat dan cara penggunaan obat yang aman. Leaflet tersebut dibuat dengan tampilan sederhana agar mudah dipahami dan dapat dipelajari kembali di rumah bersama keluarga.

Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi sederhana untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mulai memahami perbedaan golongan obat serta pentingnya penggunaan obat secara rasional dan sesuai aturan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman dengan masyarakat yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan, khususnya farmasi.

Diharapkan kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan obat yang aman dan tidak sembarangan dalam mengonsumsi obat tanpa anjuran tenaga kesehatan. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat, diharapkan risiko kesalahan penggunaan obat dapat berkurang dan kesehatan keluarga dapat lebih terjaga.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image