Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Abdul hadi tamba

Melatih Lisan dan Hati dengan Dzikrullah

Agama | 2026-05-14 05:00:38

Abdul Hadi tamba

Melatih lisan dan hati dengan Dzikrullah.

Dalam pandangan kami melatih lisan dan hati dengan zikrullah (mengingat Allah) adalah fondasi utama dalam perjalanan spiritual (suluk) untuk menyucikan jiwa (tazkiyatun nafs) dan mencapai kedekatan dengan Allah SWT (taqarrub).

Pandangan kami Sinkronisasi Lisan dan Hati.

Kami tidak memisahkan antara zikir lisan dan hati, melainkan mengkombinasikannya agar mencapai kualitas tertinggi.

Dzikir Lisan (Zikir bil Lisan).

Awal latihan agar lisan terbiasa menyebut nama Allah dan terhindar dari ghibah atau kata-kata sia-sia.

Dzikir Hati (Zikir bil Qalbi).

Menghadirkan makna zikir di dalam hati, merenungkan keagungan Allah, dan melepaskan keterikatan hati pada selain Allah.

Tujuan Akhir:

Ketika zikir lisan yang terus-menerus (istikamah) telah meresap ke dalam hati, hati akan senantiasa bersama Allah di mana pun berada, baik lisan berucap maupun diam.

Sumber Dalil Al-Qur'an Allah SWT memerintahkan zikir yang banyak dan dalam segala keadaan.

Perintah Zikir yang Banyak:

Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.

Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.

(QS. Al-Ahzab: 41-42).

Zikir dalam Segala Keadaan (Lisan & Hati).

Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring..."

(QS. Ali 'Imran: 191).

Ketenangan Hati dengan Zikir.

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.

Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."

(QS. Ar-Ra'd: 28).

Sumber Dalil Hadis Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya menjaga lisan dengan zikir.

Lisan Basah dengan Ziki.

:Dari 'Abdullah bin Busr, seseorang berkata:

"Wahai Rasulullah, syariat Islam sudah banyak.

Perintahkanlah padaku

suatu amalan yang bisa kubergantung padanya.

" Beliau menjawab,

"Hendaklah lisanmu selalu basah untuk berdzikir pada Allah."

(HR. Ahmad, Tirmidzi).

Perumpamaan Orang Hidup dan Mati.

Perumpamaan orang yang mengingat Allah dan orang yang tidak mengingat Allah, seperti orang yang hidup dan orang yang mati.

(HR. Bukhari).

Dzikir Paling Utama.

Dzikir yang paling utama adalah laa ilaha illallah (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah).

" (HR. Tirmidzi).

Pendukung dan Fatwa Ulama Muktabar Ulama ahli tasawuf (tasawuf Sunni/Akhlaki) menyepakati pentingnya metode ini.

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Menekankan bahwa zikir harus berawal dari lisan, lalu meresap ke hati hingga hati berzikir sendiri tanpa lisan.

Ini adalah rahasia untuk mendapatkan "firasat" seorang mukmin yang bercahaya.

Imam Al-Ghazali:

Dalam Ihya Ulumuddin, beliau menekankan bahwa zikir lisan adalah sarana untuk memaksa hati agar hadir bersama Allah.

Jika lisan dan hati bersatu, itu adalah kesempurnaan.

Habib Muhammad Luthfi bin Yahya:

Menyatakan bahwa ahli zikir adalah para wali dan orang saleh yang hatinya penuh dengan rasa takut dan cinta (khasyyah & mahabbah) kepada Allah.

Pandangan Ulama Fikih/Tasawuf (NU/Al-Azhar):

Zikir lisan tetap utama untuk perintah-perintah khusus (seperti zikir setelah shalat), namun zikir dalam hati (tafakur/merenung) memiliki pahala keutamaan tersendiri.

Menggabungkan keduanya adalah yang terbaik.

Kesimpulan

Melatih lisan dan hati dengan zikrullah adalah jalan suluk yang valid berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah, yang didukung oleh para ulama terkemuka untuk mencapai ketenangan, kebersihan jiwa, dan kecintaan kepada Allah SWT.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image