Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Alfiyyah Saaddi

Wara: Benteng Hati dari Perkara Syubhat

Agama | 2026-05-07 13:27:18
Sumber: pexels.com


Wara’ adalah sikap hati-hati dan menahan diri secara maksimal dari perkara yang masih samar hukumnya (syubhat), bahkan terkadang meninggalkan sebagian yang mubah demi menjaga kemurnian iman. Secara bahasa, wara’ berarti menjauh dari dosa. Dalam istilah tasawuf dan fikih, wara’ adalah tingkatan ketakwaan yang tinggi; seseorang tidak hanya menjauhi yang haram, tetapi juga khawatir terjerumus ke dalamnya.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya ada perkara syubhat yang tidak diketahui kebanyakan manusia. Barang siapa menjaga diri dari syubhat, ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya.” (HR. Bukhari-Muslim). Inilah dasar utama wara’.

Contoh sikap wara’ dalam kehidupan: seorang muslim meninggalkan makanan yang diragukan kehalalannya meskipun belum terbukti haram; pedagang yang mengembalikan kelebihan uang pembeli walau kecil karena takut termasuk riba; atau pegawai yang menolak fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi agar tidak termasuk korupsi sekecil apa pun.

Wara’ adalah pelita hati. Dengan wara’, doa lebih mudah terkabul, hati menjadi tenang, dan perlindungan dari azab Allah lebih terjamin. Ia melahirkan kepekaan nurani sehingga seseorang benci kepada dosa meskipun tidak merugikan orang lain. Tanamkan wara’ sejak dini agar hidup dipenuhi berkah dan dijauhkan dari segala bentuk maksiat tersembunyi. Wara’ memang berat, tetapi di sanalah manisnya iman terasa.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image