Anak-Anak Antusias Mendengarkan Kisah Nabi Musa, Daud, dan Luth
Agama | 2026-05-06 12:31:06
Palembang – Kegiatan pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) berlangsung penuh antusias melalui sesi penceritaan kisah-kisah nabi. Pada kesempatan ini, anak-anak diajak mengenal dan memahami kisah inspiratif dari Nabi Musa AS, Nabi Daud AS, dan Nabi Luth AS.
Para pengajar menyampaikan kisah dengan metode storytelling yang menarik, menggunakan bahasa yang sederhana serta ekspresi yang hidup sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Dalam penyampaian kisah Nabi Musa AS, anak-anak dikenalkan dengan perjuangan beliau dalam menghadapi Raja Fir’aun dan keteguhannya dalam menyampaikan kebenaran.
Selanjutnya, kisah Nabi Daud AS disampaikan dengan menekankan pada keberanian, keadilan, serta keindahan suara beliau dalam melantunkan pujian kepada Allah SWT. Sementara itu, kisah Nabi Luth AS memberikan pelajaran tentang pentingnya menjaga akhlak dan menjauhi perbuatan yang dilarang.
Tidak hanya mendengarkan, anak-anak juga diajak untuk berinteraksi melalui sesi tanya jawab serta diminta untuk menyampaikan kembali inti cerita yang telah mereka dengar. Hal ini bertujuan untuk melatih pemahaman dan keberanian mereka dalam berbicara di depan umum.
Salah satu pengajar TPA menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter anak. “Melalui kisah para nabi, anak-anak dapat belajar nilai-nilai kebaikan seperti kejujuran, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah,” ujarnya.
Para orang tua pun memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut karena dinilai mampu menanamkan nilai moral dan agama secara efektif. Mereka berharap kegiatan cerita Islami ini dapat terus dilakukan dengan berbagai kisah nabi lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal sejarah para nabi, tetapi juga mampu meneladani sikap dan perilaku mulia dalam kehidupan sehari-hari.
#radenfatah.ac.id, #lp2mradenfatah.ac.id
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
