Halal bi Halal UMP: Perkuat Silaturahmi dan Sinergi PTKIS se-Jawa Tengah
Info Terkini | 2026-04-17 14:42:49
Purwokerto — Universitas Muhammadiyah Purwokerto Fakultas Agama Islam (FAI) menggelar kegiatan Halal bi Halal bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (APTIKIS) Kopertais Wilayah X Jawa Tengah pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat silaturahmi sekaligus sinergi antarperguruan tinggi keagamaan Islam di Jawa Tengah.
Dekan FAI UMP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergilir, sekaligus menjadi kebanggaan bagi UMP sebagai tuan rumah.
“Alhamdulillah ini merupakan sebuah kebahagiaan bagi fakultas kami yang sukses melaksanakan acara halal bihalal yang diikuti oleh 59 perguruan tinggi keagamaan Islam se-Jawa Tengah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran para pimpinan perguruan tinggi, mulai dari rektor hingga jajaran wakil rektor serta perwakilan Kopertais, menunjukkan tingginya antusiasme dan pentingnya forum ini. Secara tidak langsung, kegiatan ini menegaskan posisi Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebagai salah satu pusat kolaborasi akademik yang mampu mempertemukan berbagai institusi dalam satu ruang silaturahmi.
Sementara itu, Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso dalam sambutannya menegaskan bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan kehormatan bagi institusi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Dekan Fakultas Agama Islam yang telah dipercaya menjadi panitia dan tuan rumah kegiatan halal bihalal pada kesempatan kali ini,” ungkapnya.
Rektor juga menekankan pentingnya menjadikan momen halal bi halal sebagai ruang membangun visi bersama.
“Kami berharap momen yang penuh keberkahan ini benar-benar menjadi ajang silaturahmi, bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga untuk merajut kebersamaan dan visi besar ke depan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan arah strategis UMP yang tengah bergerak menuju internasionalisasi.
“UMP saat ini pada era menuju internasionalisasi, menuju ke level global. Kami sangat berharap bisa belajar dan membangun jejaring yang kuat bersama perguruan tinggi lainnya,” jelasnya.
Selain itu, Rektor juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia, khususnya dosen.
“Mayoritas dosen kami sudah bergelar doktor, dan yang kami dorong saat ini adalah bagaimana mereka bisa terus berkembang menjadi profesor,” tambahnya.
Hal ini menunjukkan komitmen UMP dalam meningkatkan kualitas akademik melalui publikasi ilmiah dan kolaborasi lintas institusi.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Rohmadi, turut mengapresiasi capaian dan tata kelola UMP.
“Luar biasa UMP, dengan dukungan pimpinan dan struktur yang lengkap. Ini bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya jabatan fungsional dosen sebagai fondasi utama dalam pengembangan akademik. Jabatan yang harus dikejar oleh semua dosen adalah jabatan fungsional, karena itu melekat pada individu,” tegasnya.
Prof. Rohmadi mendorong percepatan peningkatan jumlah profesor di lingkungan PTKIS sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing pendidikan tinggi.
Ketua APTIKIS Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Dr. H. Ahmad Tantowi, M.Si., M.Pd., menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi sebagai fondasi kolaborasi antarperguruan tinggi keagamaan Islam.
“Halal bi halal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang strategis untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun kualitas PTKIS yang lebih unggul,” ujarnya.
ia menekankan bahwa kemajuan PTKIS di Jawa Tengah sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta komitmen bersama dalam menghadapi tantangan global.
Kegiatan Halal bi Halal ini menjadi ajang silaturahmi, dan mempertegas peran Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam mendorong kolaborasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta langkah menuju kampus berdaya saing global. (Rfm/Hav)
Artikel lengkap dapat diakses DISINI
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
