Kolam Ilmu di Sekolah: Kisah Seru Budidaya Lele
Eduaksi | 2026-04-03 22:23:29Jakarta, SMP Wijaya Kusuma kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif melalui kegiatan budidaya ikan lele di lingkungan sekolah. Program ini menjadi salah satu sarana edukasi berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa.
Dalam kegiatan ini, para siswa terlibat aktif dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari menyiapkan kolam, menebar benih ikan lele, hingga melakukan perawatan rutin seperti pemberian pakan dan menjaga kualitas air. Kegiatan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.
Guru pembimbing menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan hidup (life skills) serta mengenalkan siswa pada konsep dasar kewirausahaan sejak dini. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu memahami potensi ekonomi dari kegiatan budidaya tersebut.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka bekerja sama dalam merawat kolam ikan. Suasana kebersamaan dan semangat belajar yang tinggi menjadikan kegiatan ini tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan.
Ketua OSIS SMP Wijaya Kusuma, Abisatya Shifan Syaakir, dalam keterangannya pada 1 April 2026 menyampaikan, “Kegiatan budidaya ikan lele ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami belajar bagaimana mengelola sesuatu dengan penuh tanggung jawab, bekerja sama dalam tim, serta memahami proses dari awal hingga panen. Saya berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin berkembang ke depannya.”
Melalui kegiatan budidaya ikan lele ini, SMP Wijaya Kusuma tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan siswa. Program ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi tantangan di
masa depan dengan lebih percaya diri dan mandiri.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
